Kompas.com - 06/02/2020, 12:14 WIB
Murid SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belajar di ruang kelas yang rusak, Senin (20/1/2020). Kondisi sekolah yang rusak sejak 2014 ini membuat proses belajar mengajar tidak nyaman. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMurid SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belajar di ruang kelas yang rusak, Senin (20/1/2020). Kondisi sekolah yang rusak sejak 2014 ini membuat proses belajar mengajar tidak nyaman.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Miris, itulah kondisi yang dapat diungkapkan berkait kondisi bangunan SDN Samudrajaya 04 di Tarumanegara, Kabupaten Bekasi.

Meski begitu, anak-anak murid di sekolah ini pantang patah semangat.

Buktinya, para murid tetap bersekolah untuk menimba ilmu walaupun Kamis (6/2/2020) pagi ini hujan mendera.

Mereka seolah tak khawatir jika nanti sekolah banjir atau bahkan atapnya bocor saat proses belajar mengajar berlangsung.

Baca juga: Kerusakan SDN Samudrajaya 04 Makin Parah, Murid Sempat Belajar di Lorong Kelas Setelah Plafon Jebol

Dengan kondisi atap bolong, dinding retak bahkan rapuh, murid-murid sekolah SDN Samudrajaya 04 tetap fokus belajar.

Tak ada suara bising yang dikeluarkan saat mereka belajar. Meski dinding antarkelas terbuka dengan kelas lainnya. Mereka tidak saling mengganggu satu sama lain.

Buku pelajaran yang ada di atas mejanya mereka baca dengan seksama serta serius mengerjakan tugas yang diberikan gurunya.

Sesekali guru yang ada di kelas itu berkeliling memantau murid mengerjakan tugas yang diberikannya.

Baca juga: 5 Fakta Kerusakan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Kompas.com pun berkesempatan mendatangi salah satu kelas yang sedang kosong.

Kelas itu tampak gelap, tak ada lampu yang menyala. Murid di dalamnya tengah asyik berbincang dan bersenda gurau.

Saat dihampiri, mereka mulai mencurahkan cerita tentang proses belajar dalam keadaan sekolah yang memprihantikan itu.

Aulia, murid kelas IV SDN Samudrajaya 04 bercerita bahwa setiap hari ia berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki.

Baca juga: Tak Hanya Rusak Bangunannya, SDN Samudrajaya 04 di Bekasi Sering Terkena Banjir

Meski kondisi sekolah yang memprihatinkan saat hujan deras melanda, murid yang bercita-cita menjadi guru tersebut tak pernah absen.

"Aku kalau izin pas lagi sakit aja, kalau hujan tetap masuk pakai jas hujan," ucap Aulia.

Aulia mengatakan, ia kerap khawatir kelasnya akan bocor saat hujan deras. Sebab, tetesan hujan akan membasahi buku pelajarannya.

Sehingga tiap kali datang hujan, Aulia selalu menengok ke atas, waspada tetesan air membasahi bukunya.

"Iya kalau hujan kan bocor, kadang netes, gitu, ke buku. Makanya aku siap-siap pindah duduknya ke tempat yang atapnya tidak bocor," ucap dia.

Nirmala, siswa kelas IV lainnya mengatakan, jika hujan sudah deras biasanya mereka langsung pindah belajar di lorong.

Baca juga: Kondisi SDN Samudrajaya 04 Miris, PUPR Diminta Percepat Perbaikan Sekolah

Terkadang murid-murid itu juga dipulangkan karena kondisi sekolah yang tak mungkin melanjutkan proses belajar mengajar.

Kata Nirmala yang bercita-cita sebagai ustadzah, sistem belajar seperti itu membuatnya terganggu.

"Iya terganggu banget sebenarnya. Tapi mau gimana, kami harus ngebut belajar di rumah supaya enggak ketinggalan banget," kata dia.

Cemburu dengan sekolah lain

Semangat anak-anak murid SDN Samudrajaya 04 Bekasi di tengah kondisi yang bobrok, Kamis (6/2/2020).KOMPAS.COM/CYNTHIA LOVA Semangat anak-anak murid SDN Samudrajaya 04 Bekasi di tengah kondisi yang bobrok, Kamis (6/2/2020).

Keadaan sekolah yang memprihatikan tak jarang membuat murid di SDN Samudrajaya 04 cemburu dengan sekolah lainnya.

Hal itu dipicu keadaan sekolah pada umumnya yang nyaman untuk belajar.

Bangunan sekolah yang kokoh, lapangan upacara, lapangan basket, perpustakaan tempat mereka belajar menambah ilmu, bahkan toilet yang nyaman tak ditemukan di SDN Samudrajaya 04.

Baca juga: SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah sejak 2014, Pemkab Disebut Tak Beri Perhatian

Bahkan kata Azzahra, murid kelas IV lainnya, setiap hendak buang air kecil, murid SDN Samudrajaya 04 harus menumpang di warung depan sekolah.

"Kadang ada juga yang nahan pipis sampai pulang. Kalau aku mah rumahnya dekat, tinggal pulang aja," ucap dia.

Harapan murid SDN Samudrajaya 04

Semangat anak-anak murid SDN Samudrajaya 04 Bekasi di tengah kondisi yang bobrok, Kamis (6/2/2020).KOMPAS.COM/CYNTHIA LOVA Semangat anak-anak murid SDN Samudrajaya 04 Bekasi di tengah kondisi yang bobrok, Kamis (6/2/2020).

Azzahra dan anak-anak murid lainnya berharap sekolah mereka segera direnovasi.

Mereka ingin mencicipi nikmatnya belajar di sekolah sebagaimana umumnya, yang memiliki fasilitas lengkap sehingga bisa terus bersemangat menggapai cita-cita.

Baca juga: SDN Samudrajaya 04, Sekolah Bobrok di Bekasi yang Akhirnya Diperbaiki Setelah Penantian Bertahun-tahun

"Aku inginnya ada lapangan main futsal kaya di sekolah lain, terus aku mau ada perpustakaan, kalau aku maunya ada toilet," ucap anak-anak murid itu bergantian.

Dengan sekolah yang layak, mereka berjanji akan lebih giat dan semangat belajar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sabtu Ini, Taman Impian Jaya Ancol Tutup karena Penyemprotan Disinfektan

Sabtu Ini, Taman Impian Jaya Ancol Tutup karena Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Ketika Warga Jakarta Ngotot Berziarah Saat Anies Berlakukan Larangan Ziarah Kubur di Libur Lebaran...

Ketika Warga Jakarta Ngotot Berziarah Saat Anies Berlakukan Larangan Ziarah Kubur di Libur Lebaran...

Megapolitan
Tokoh Betawi: Larangan Ziarah Kubur untuk Kemaslahatan

Tokoh Betawi: Larangan Ziarah Kubur untuk Kemaslahatan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies Ingin Data Warga yang Kembali dari Mudik | Peziarah Paksa Buka TPU Tegal Alur

[POPULER JABODETABEK] Anies Ingin Data Warga yang Kembali dari Mudik | Peziarah Paksa Buka TPU Tegal Alur

Megapolitan
Pemudik Kembali ke Jakarta Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Pemudik Kembali ke Jakarta Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
Tiga Remaja Bercanda Transaksi Narkoba Usai Shalat Id, Dibawa ke Kantor Polisi

Tiga Remaja Bercanda Transaksi Narkoba Usai Shalat Id, Dibawa ke Kantor Polisi

Megapolitan
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Megapolitan
Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Megapolitan
Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Megapolitan
Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Megapolitan
Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Megapolitan
Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X