Kompas.com - 11/02/2020, 21:24 WIB
Dua dari tujuh anggota kelompok begal yang merampok sopir truk di Plumpang, Koja, Jakarta Utara  pada Minggu (12/1/2020) lalu telah ditangkap Polres Metro Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIDua dari tujuh anggota kelompok begal yang merampok sopir truk di Plumpang, Koja, Jakarta Utara pada Minggu (12/1/2020) lalu telah ditangkap Polres Metro Jakarta Utara

TANGERANG, KOMPAS.com - Sopir truk korban pembegalan di Tol Tangerang-Merak, Angga Firnando (28) mengaku belajar dari kejadian yang menimpa dirinya.

Itulah sebabnya dia membagikan tips agar para sopir truk lainnya tidak menjadi korban pembegalan seperti dirinya.

"Intinya cari tempat aman pas mau istirahat 'ngaso' (tiduran) sedikit," kata Angga saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Sempat Pasrah Dibegal, Ini Alasan Sopir Truk Berani Tabrak Mobil Pelaku di Tol Tangerang-Merak

Angga mengatakan, kesalahannya saat itu karena dia terlampau lelah dan memutuskan untuk beristirahat memarkirkan truknya di bahu jalan.

Ternyata, hal ini memberi kesempatan para pembegal untuk melakukan aksinya karena berada di tempat jauh dari keramaian.

Dia berharap sopir truk lainnya memilih rest area untuk menjadi tempat mereka berisitirahat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau memang capek, mending di rest area lebih aman," tutur dia.

Sopir yang mengendarai truk dari Lampung ke Jakarta itu juga memberikan tips agar jangan berkendara di saat badan kurang sehat.

"Kalau kelewat capek juga bahaya, siapkan aja seperti biasa, stamina dan pastikan kalau istirahat kunci pintu (truk)," tutur dia.

Angga merupakan korban pembegalan yang terjadi di Kilometer 35 Tol Tangerang-Merak beberapa waktu lalu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serikat Buruh Minta UMP DKI Jakarta Tahun 2022 Naik Jadi Rp 5,3 Juta

Serikat Buruh Minta UMP DKI Jakarta Tahun 2022 Naik Jadi Rp 5,3 Juta

Megapolitan
5 Korban Kecelakaan Transjakarta Masih Dirawat Inap di RS Polri, Ada yang Luka di Kepala hingga Patah Tulang

5 Korban Kecelakaan Transjakarta Masih Dirawat Inap di RS Polri, Ada yang Luka di Kepala hingga Patah Tulang

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual di Kota Bekasi Mayoritas Berusia Remaja

Korban Pelecehan Seksual di Kota Bekasi Mayoritas Berusia Remaja

Megapolitan
Pasca-kecelakaan Maut di Cawang, PT Transjakarta Akan Perketat Evaluasi Operator

Pasca-kecelakaan Maut di Cawang, PT Transjakarta Akan Perketat Evaluasi Operator

Megapolitan
Rumah Dinas Penjaga SDN 12 Cawang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Nyapu Penghuninya

Rumah Dinas Penjaga SDN 12 Cawang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Nyapu Penghuninya

Megapolitan
Berlaku Mulai Hari Ini di Jakarta, Mobil Tak Lulus Uji Emisi Ditilang Rp 500.000, Motor Rp 250.000

Berlaku Mulai Hari Ini di Jakarta, Mobil Tak Lulus Uji Emisi Ditilang Rp 500.000, Motor Rp 250.000

Megapolitan
KPAD Kota Bekasi Terima 26 Laporan Pelecehan Seksual Sepanjang 2021

KPAD Kota Bekasi Terima 26 Laporan Pelecehan Seksual Sepanjang 2021

Megapolitan
Persatuan RS Tak Terima Disebut Ambil Untung Besar dari Tes PCR

Persatuan RS Tak Terima Disebut Ambil Untung Besar dari Tes PCR

Megapolitan
Serikat Buruh Geruduk Balai Kota DKI Jakarta, Minta Kepastian Kenaikan UMP

Serikat Buruh Geruduk Balai Kota DKI Jakarta, Minta Kepastian Kenaikan UMP

Megapolitan
Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, 7 Saksi Beri Kesaksian secara Virtual

Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, 7 Saksi Beri Kesaksian secara Virtual

Megapolitan
Rachel Vennya Datang Pemeriksaan Lebih Cepat dari Jadwal, Polisi Duga untuk Hindari Media

Rachel Vennya Datang Pemeriksaan Lebih Cepat dari Jadwal, Polisi Duga untuk Hindari Media

Megapolitan
WNA Nigeria Jadi Otak Kasus Penipuan Bermodus Black Dollar, Ini Fakta-fakta Kasusnya

WNA Nigeria Jadi Otak Kasus Penipuan Bermodus Black Dollar, Ini Fakta-fakta Kasusnya

Megapolitan
Ramai soal Nopol RFS Mobil Rachel Vennya, Siapa yang Boleh Menggunakannya?

Ramai soal Nopol RFS Mobil Rachel Vennya, Siapa yang Boleh Menggunakannya?

Megapolitan
Diperiksa Terkait Mobil Bernopol RFS, Rachel Vennya Datang ke Polda Lebih Awal

Diperiksa Terkait Mobil Bernopol RFS, Rachel Vennya Datang ke Polda Lebih Awal

Megapolitan
Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.