Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Kompas.com - 18/02/2020, 19:34 WIB
Peristiwa pemukulan kucing di Bojong Megah, Bekasi, Selasa (18/2/2020). Dokumentasi Pribadi/FacebookPeristiwa pemukulan kucing di Bojong Megah, Bekasi, Selasa (18/2/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Arman mengatakan, RH, pemukul kucing di Bojong Megah, Bekasi, ditangkap polisi pada Selasa (18/2/2020).

RH diketahui sebagai pemukul kucing hingga mati yang videonya viral di media sosial.

Dia dikenakan Pasal 302 KUHP tentang Penganiayaan Hewan dengan ancaman hukuman sembilan bulan penjara.

Baca juga: Pria yang Pukul Kucing hingga Mati di Bekasi Ditangkap Polisi

Meski telah dinyatakan sebagai tersangka, RH tidak bisa ditahan.

"Ancamannya tindak pidana ringan, tidak bisa ditahan," ujar Arman saat dikonfirmasi, Selasa (18/2/2020).

Arman mengatakan, berkas kasus pemukulan kucing itu nantinya akan langsung diserahkan ke Pengadilan Negeri Bekasi.Sehingga kasus ini dinyatakan selesai.

"Iya (kasusnya selesai, tidak ditahan) langsung dilimpah ke PN untuk sidang tipiring (tindak pidana ringan) mbak," ucap dia.

Baca juga: HR Gunakan Gagang Sapu untuk Pukul Mati Kucing Peliharaan Tetanggannya

Saat ini RH berada di Polres Metro Bekasi sedang dalam penyelidikan.

Sebelumnya, seekor kucing di Bojong Megah, Rawa Lumbu, Bekasi dianiaya oleh seorang laki-laki berinisial RH beberapa waktu lalu.

Kejadian pemukulan itu kemudian direkam dan videonya diunggah ke Facebook dengan nama akun @ichanisaidina.

Video pemukulan itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu tampak seorang laki-laki memukul kucing di teras rumah dengan gagang sapu.

Setelah dipukul, kucing itu seketika terkapar hingga mati.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Terjunkan 20 Personel untuk Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta

Polisi Terjunkan 20 Personel untuk Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wali Kota Sebut 17 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Wali Kota Sebut 17 Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Dishub Kota Tangerang Batasi Jumlah Penumpang Transportasi Umum

Cegah Penularan Covid-19, Dishub Kota Tangerang Batasi Jumlah Penumpang Transportasi Umum

Megapolitan
Kasus Kebakaran di Jaktim Turun 50 Persen Selama Program Kerja dari Rumah

Kasus Kebakaran di Jaktim Turun 50 Persen Selama Program Kerja dari Rumah

Megapolitan
Grab Akan Patuhi PSBB di Jakarta yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Grab Akan Patuhi PSBB di Jakarta yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Megapolitan
Demi Cegah Covid-19, Camat Kembangan Minta Pedagang Jualan Online

Demi Cegah Covid-19, Camat Kembangan Minta Pedagang Jualan Online

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pertimbangkan Dampak Ekonomi jika Ajukan PSBB

Pemkot Bekasi Pertimbangkan Dampak Ekonomi jika Ajukan PSBB

Megapolitan
Sempat Hujan dan Banyak yang Bekerja dari Rumah, Kualitas Udara di Jakarta Semakin Membaik

Sempat Hujan dan Banyak yang Bekerja dari Rumah, Kualitas Udara di Jakarta Semakin Membaik

Megapolitan
Kadishub Tangerang: PSBB di Jakarta Akan Berdampak pada Transportasi Bus AKAP

Kadishub Tangerang: PSBB di Jakarta Akan Berdampak pada Transportasi Bus AKAP

Megapolitan
Dompetnya Terjatuh Saat Beraksi, Dua Begal Ditangkap Polisi

Dompetnya Terjatuh Saat Beraksi, Dua Begal Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ikuti Jakarta, Pemkot Bogor Akan Ajukan PSBB

Ikuti Jakarta, Pemkot Bogor Akan Ajukan PSBB

Megapolitan
528 Perusahaan di Jaksel Sudah Terapkan WFH

528 Perusahaan di Jaksel Sudah Terapkan WFH

Megapolitan
Gojek Masih Kaji Aturan PSBB DKI yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Gojek Masih Kaji Aturan PSBB DKI yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Megapolitan
Mirip Wisma Atlet, Depok Siapkan Rumah Singgah Khusus ODP dan PDP Ringan Covid-19

Mirip Wisma Atlet, Depok Siapkan Rumah Singgah Khusus ODP dan PDP Ringan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X