BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Kompas.com - 21/02/2020, 21:01 WIB
Hampir separuh anggota DPRD Kota Depok tak menghadiri agenda rapat paripurna hasil reses pada Jumat (21/2/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANHampir separuh anggota DPRD Kota Depok tak menghadiri agenda rapat paripurna hasil reses pada Jumat (21/2/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Badan Kehormatan DPRD Kota Depok mewacanakan ketentuan baju seragam untuk para anggota dewan. Ketentuan ini bakal menjadi salah satu dari kerangka acuan kerja BK DPRD Depok untuk menggenjot kedisplinan para legislator.

"Saya juga lagi cerna untuk membuat formula yang pas. Kami mulai dari baju saja, harus seragam semua. Harus dipakai supaya kompak," ujar Ketua BK DPRD Depok Reski M Noor kepada wartawan, Jumat (21/2/2020).

"Jadi harus sesuai dengan di tata tertib. Kalau rapat paripurna misalnya ditetapkan pakai apa,” kata dia.

Baca juga: Hampir Separuh Anggota DPRD Kota Depok Absen dalam Rapat Paripurna Hasil Reses

Kedisiplinan menjadi masalah klise di DPRD Depok. Hari ini, misalnya, 20 dari 50 anggota DPRD Kota Depok tak hadir rapat paripurna beragendakan laporan hasil reses mereka. Sebagian izin, sebagian lagi absen tanpa keterangan.

Selain itu, agenda ini juga mesti ditunda 1 jam 45 menit dari jadwal semula karena belum memenuhi kuorum akibat keterlambatan para anggota dewan dan pejabat lain.

Reski mengungkapkan, dalam KAK yang kini tengah digodok, ia juga menyiapkan sistem reward and punishment. Sistem tersebut niatnya untuk menggenjot kedisplinan para anggota dewan, termasuk dalam soal kehadiran.

"Kami merancang KAK (Kerangka Acuan Kerja). Indikatornya apa saja, kan itu bisa memacu kedisiplinan, kerajinan. Nantinya ada tiga indikator. Dari sisi jam kerja juga, kan kalau telat ada juga yang mau abis paripurna baru datang. Itu makanya lagi diacuin. Tapi kadang-kadang bingung juga saya," ujar Reski.

"Kami masih harus konsultasi juga ke kejari (Kejaksaan RI) dan kepolisian apakah termasuk gratifikasi," tutup dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X