Daerah Rumahnya Kebanjiran, Politisi PSI: Semenjak Jokowi-Ahok Hampir Tak Pernah

Kompas.com - 25/02/2020, 17:54 WIB
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIAnggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, daerah tempat tinggalnya di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, sudah tiga kali terendam banjir sejak awal 2020.

Terakhir, banjir di kawasan rumahnya terjadi pada Selasa (25/2/2020) ini.

Ara, sapaan Anggara, mengatakan bahwa kondisi ini berbeda dengan era Joko Widodo ( Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) silih berganti menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Sebenarnya dulu daerah ini langganan banjir, cuma semenjak Pak Jokowi jadi gubernur, ini enggak (menyinggung) personal ya, kali dikeruk, dilebarkan. kemudian dilanjutkan sama Pak Basuki (Ahok) bikin rumah pompa, daerah sini hampir enggak pernah banjir," ujar Ara saat dihubungi.

Baca juga: Kerap Dilanda Banjir, Warga Petogogan Minta Normalisasi Kali Krukut Dilakukan

"Cuma awal tahun ini sampai sekarang sudah tiga kali banjir yang cukup tinggi," lanjut dia.

Ara berujar, pada hari ini, ketinggian banjir di depan rumahnya hampir setinggi pinggang orang dewasa atau setara 105 sentimeter. Namun, air banjir tidak sampai masuk ke dalam rumah.

Ara bahkan mengabadikan momen saat ia menceburkan diri ke air banjir dan membagikan foto itu melalui fitur Instagram Story pada akun @ara.sastroamidjojo.

Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengabadikan momen saat ia menceburkan diri ke air banjir dan membagikan foto itu melalui fitur Instagram Story pada akun @ara.sastroamidjojo, Selasa (25/2/2020).DOK.PRIBADI/INSTAGRAM Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengabadikan momen saat ia menceburkan diri ke air banjir dan membagikan foto itu melalui fitur Instagram Story pada akun @ara.sastroamidjojo, Selasa (25/2/2020).

Dalam foto, ketinggian air banjir tampak setinggi dadanya karena Ara berfoto dengan pose setengah berdiri.

"Itu enggak sedalam yang di gambar, saya enggak sambil berdiri kok, itu setengah berdiri. Banjir di depan rumah tadi hampir sepinggang orang dewasa, sekarang perlahan surut," kata dia.

Baca juga: Banjir Setinggi 1 Meter di Petogogan, Jaksel Mulai Surut

Menurut Ara, saat banjir terjadi pada hari ini, pompa di rumah pompa Petogogan tidak beroperasi.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X