Korban Banjir Perumahan Harapan Baru Butuh Makanan, Bantuan dari Pemerintah Masih Kurang

Kompas.com - 26/02/2020, 16:34 WIB
Banjir di Harapan Baru, Bekasi, Rabu (26/2/2020).Jakarta KOMPAS.com/Cynthia LovaBanjir di Harapan Baru, Bekasi, Rabu (26/2/2020).Jakarta
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Perumahan Harapan Baru 2, Kota Bekasi masih terendam banjir setinggi 1,5 meter pada Rabu (26/2/2020) hari ini.

Ketua RW 002, Kecamatan Bekasi Barat Kelurahan Kota Baru, Zulkarnain Irawan mengatakan, warga yang terdampak banjir di kawasan itu masih membutuhkan logistik makanan.

“Masih membutuhkan makanan, kita kurang beras dan makanan cepat saji,” ucap Zulkarnain, di lokasi, Rabu (26/2/2020).

Zulkarnain mengatakan, ada 500 Kartu Keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Baca juga: Perumahan Harapan Baru Bekasi Masih Banjir 1,5 Meter

Dari jumlah tersebut, ada 150 warga yang mengungsi. Sementara sebagian warga lainnya memilih bertahan di rumah.

Ia mengatakan, sampai saat ini bantuan pemerintah belum diterima oleh perumahannya.

Untuk makanan sehari-hari warga, Zulkarnain mengaku menggunakan dana swadaya.

“Belum ada, terakhir ngasih cuma beras nih baru hari ini. Itu dari kelurahan, selebihnya belum,” ucap dia.

Baca juga: Sulitnya Warga Periuk Beraktivitas Saat Banjir, Harus Masuk Kerja Agar Gaji Tak Dipotong

Ia mengaku kecewa dengan Pemkot Bekasi yang kurang responsif dalam menyalurkan bantuan untuk banjir kali ini.

“Tidak ada dari pemerintah (bantuan), ada dua perahu dari pramuka, Damkar saya telepon tidak nyambung, BPBD tidak nyambung,” ucap dia.

Zulkarnain berharap pemerintah memberikan bantuan terkait banjir itu seperti makanan dan selimut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

Megapolitan
Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

Megapolitan
Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

Megapolitan
Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

Megapolitan
Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Megapolitan
Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Megapolitan
UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

Megapolitan
Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Megapolitan
Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Megapolitan
Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Megapolitan
Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Megapolitan
GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Pesimistis Raih 5 Juta Pengunjung Tahun Ini

Akibat Pandemi Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Pesimistis Raih 5 Juta Pengunjung Tahun Ini

Megapolitan
Pengendara Tak Punya SIKM, 256 Kendaraan Diminta Putar Balik di Jakarta Barat

Pengendara Tak Punya SIKM, 256 Kendaraan Diminta Putar Balik di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Tunjuk Mantan Bos Merpati Airlines Jadi Dirut Transjakarta

Anies Tunjuk Mantan Bos Merpati Airlines Jadi Dirut Transjakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X