Anak Korban Lain yang Hanyut di Kali Pondok Maharta Ditemukan

Kompas.com - 27/02/2020, 08:59 WIB
Tim rescue ganungan Satpol PP, Damkar dan BPBD Tangsel menemukan Nazar (13), satu korban lain yang hanyut terseret arus saat berenang di kali Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Korban ditemukan tewas tak jauh dari lokasi rekannya, Desta (12) dialiran kali Graya Raya, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020). dokumentasi Tim Rescue Satpol PP TangselTim rescue ganungan Satpol PP, Damkar dan BPBD Tangsel menemukan Nazar (13), satu korban lain yang hanyut terseret arus saat berenang di kali Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Korban ditemukan tewas tak jauh dari lokasi rekannya, Desta (12) dialiran kali Graya Raya, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tim penyelamat gabungan Satpol PP, Damkar, dan BPBD Tangsel menemukan Nazar (13), satu korban lain yang hanyut terseret arus saat berenang di kali Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Korban ditemukan tewas tak jauh dari lokasi penemuan korban Desta (12) di aliran kali Graya Raya, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020).

Komandan Rescue Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan, Badawi mengatakan, jasad korban ditemukan pada pukul 21.40 WIB.

"Sekitar pukul 21.49 WIB proses evakuasi. Tapi kalau ditemukan sekitar pukul 21.40 WIB," ucap Badawi saat dihubungi, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Isak Tangis Sambut Kedatangan Jasad Anak yang Hanyut di Pondok Maharta

Menurut Badawi, tim penyelamat membagi dua kelompok dalam proses pencarian Nazar.

Dua kelompok tersebut menyisir kali dengan cara berlawanan arah karena kekhawatiran jasad terlewat saat pencarian sebelumnya.

"Jadi sebagian tim menyisir dari pemasangan jaring ke arah TKP titik hanyut. Sedangkan satu tim ke sebaliknya. Karena takutnya terlewat," katanya.

Badawi mengatakan, seluruh korban hanyut di Kali Pondok Magarta sudah ditemukan.

Baca juga: Ragam Pernyataan Anies soal Banjir Jakarta: Fokus Kerja Setelah Terendam hingga Keliling Bawa Toa

Desta dan Nazar, remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu menghilang terseret arus saat berenang di kali Pondok Maharta, Selasa (25/2/2020).

Salah satu rekan para korban, Fauzan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu, mereka berenang ketika terjadi banjir di wilayah Perumahan Pondok Maharta.

"Saat itu sendal teman saya hanyut. Satu ngambil, ternyata pada ikutan ngambil. Tapi malah terbawa arus," kata Fauzan saat ditemui di lokasi.

Saat itu, kata Fauzan, kedua rekannya langsung menghilang terbawa derasnya arus air kali.

Sedangkan, dua teman lainnya yang bernama Agus dan Rian berhasil selamat setelah ditolong oleh warga setempat.

"Temen saya ditolongin sama bapak-bapak yang lagi liat-liat kali itu. Sedangkan dua orang lagi nggak tau kemana," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Malam, 20 RT di Jakarta Tergenang Banjir

Senin Malam, 20 RT di Jakarta Tergenang Banjir

Megapolitan
[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X