Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Mengaku sebagai Warga Brunei dan Kapten Kapal

Kompas.com - 28/02/2020, 14:08 WIB
Empat tersangka (berbaju kuning) kasus penipuan dan skimming ATM yang ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Utara. Mereka diperlihatkan kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIEmpat tersangka (berbaju kuning) kasus penipuan dan skimming ATM yang ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Utara. Mereka diperlihatkan kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat tersangka pelaku penipuan dan skimming ATM yang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara mengatakan, mereka mengaku sebagai kapten kapal dan warga negara Brunei saat menipu para korbannya.

"Perannya masing-masing ada yang mengaku sebagai warga negara asing, dalam hal ini warga negara Brunei. Kemudian ada yang mengaku sebagai kapten kapal dan yang lainnya," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, Jumat (28/2/2020).

Budhi menjelaskan, modus yang dilakukan salah satu tersangka saat bertemu korbannya yaitu dengan berpura-pura hendak membeli barang dari tersangka lain yang mengaku sebagai warga Brunei tersebut.

Baca juga: 4 Tersangka Kasus Penipuan dan Skimming ATM di Jakarta Utara Ditangkap

Tersangka itu menyampaikan harus segera membayar uang ke warga Brunei karena si warga Brunei sudah ditunggu kapten kapal untuk segera pulang ke negaranya.

Untuk meyakinkan korban, para tersangka menggunakan sebuah kartu ATM BRI Link yang sudah dimodifikasi. Tersangka tersebut menunjukkan bahwa di rekeningnya tersimpan uang sebesar Rp 99 juta.

Korban yang yakin melihat isi rekening si tersangka lantas menyerahkan kartu ATM beserta nomor PIN-nya kepada tersangka dengan iming-iming uang tersebut akan diganti dengan cara ditransfer.

"Saat korban lengah dipinjam kartunya, pada saat itu pelaku mengganti kartu ATM milik korban dengan kartu ATM milik pelaku yang sudah dipersiapkan," ujar Budhi.

Menurut Budhi, demi bisa meyakinkan korban, tersangka yang mengaku warga negara Brunei sampai harus berlatih logat Melayu dengan menonton televisi. Padahal, pria tersebut warga Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan catatan kepolisian, para tersangka sudah 23 kali beraksi di Jakarta Utara.

Mereka ditangkap polisi pada Selasa lalu di Cilincing, Jakarta Utara, tepat setelah selesai beraksi.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Warga Malaysia Pembobol ATM

Polisi mengamankan 37 kartu ATM dari para tersangka, termasuk sebuah kartu ATM BRI Link yang digunakan untuk skimming ATM.

Mereka kini dijerat dengan Pasal 378 KUHP Tentang Penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Depok 1.297

UPDATE 24 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Depok 1.297

Megapolitan
Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Megapolitan
UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220

UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220

Megapolitan
Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Megapolitan
Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Megapolitan
Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Megapolitan
Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Megapolitan
Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Megapolitan
Selain di Terminal Tanjung Priok, 'Kapten' dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Selain di Terminal Tanjung Priok, "Kapten" dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Megapolitan
Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Megapolitan
Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Megapolitan
Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Megapolitan
Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X