Kompas.com - 09/03/2020, 07:12 WIB
Rumah remaja perempuan yang membunuh bocah 5 tahun di kawasan Sawah Besar. TRIBUNJAKARTA.com/DIONISIUS ARYA BIMA SUCIRumah remaja perempuan yang membunuh bocah 5 tahun di kawasan Sawah Besar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, NF (15), pelaku pembunuhan bocah yang mayatnya disimpan di lemari bersikap tenang saat diperiksa.

Bahkan, semua pertanyaan yang diajukan kepadanya dijawab tanpa ada keraguan.

"Ditanya tidak pernah tidak menjawab, dia (pelaku) selalu jawab, dia ngomong. Tenang, santai, sebelum kita tanya pun dia langsung cerita," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Yusri menyebutkan, kasus ini masih perlu pendalaman. Terlebih lagi, pelaku masih kategori anak di bawah umur sehingga perlakuan hukumnya pun berbeda.

Baca juga: Periksa Orangtua Pelaku, Polisi Selidiki Keseharian Remaja Pembunuh Bocah di Sawah Besar

"Kita kenakan sesuai aturan KUHP, tapi kita akan dalami karena ada asas Undang-Undang Peradilan Anak No 11 Tahun 2012, yaitu asas anak sebagai korban, asas pendampingan orangtua kandung dan bapas," katanya.

Barang bukti yang ditemukan polisi dalam kasus ini juga ditemukan beberapa catatan yang berisikan curhat pelaku.

Polisi belum dapat menyimpulkan dari hasil temuan itu, apakah adanya konflik dalam keluarganya, pihaknya pun masih akan mendalami keterangan dari para orangtua.

"Masih kita dalami apakah proses perceraian itu juga ada pengaruh dan memang yang bersangkutan ini tinggal bersama ayah kandungnya dan ibu tirinya. Nanti kita update keterangan hasil labfor," kata Yusri.

Baca juga: Remaja Bunuh Bocah karena Film, KPAI Ingatkan Orangtua Awasi Tontonan Anak

Seperti diberitakan sebelumnya, gadis remaja berinisial NF (15) nekat membunuh APA (5) karena terinspirasi dari film pembunuhan.

APA diketahui dibunuh di rumah NF di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/3/2020).

Halaman:


Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Akan Tawuran, Sejumlah Remaja Diamankan di Manggarai Selatan

Diduga Akan Tawuran, Sejumlah Remaja Diamankan di Manggarai Selatan

Megapolitan
Bima Arya: Rizieq Shihab Tolak Sampaikan Hasil Tes PCR

Bima Arya: Rizieq Shihab Tolak Sampaikan Hasil Tes PCR

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab Dirawat, Bima Arya Ingatkan Dirut RS Ummi Cegah Kerumunan Massa

Saat Rizieq Shihab Dirawat, Bima Arya Ingatkan Dirut RS Ummi Cegah Kerumunan Massa

Megapolitan
Anak Anggota DPRD Bekasi Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Anak Anggota DPRD Bekasi Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Megapolitan
JPU Hadirkan 5 Saksi Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab, Salah Satunya Bima Arya

JPU Hadirkan 5 Saksi Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab, Salah Satunya Bima Arya

Megapolitan
UPDATE 14 April: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Terisa 1.308 Orang

UPDATE 14 April: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Terisa 1.308 Orang

Megapolitan
Bima Arya Siap Bersaksi dalam Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab Hari Ini

Bima Arya Siap Bersaksi dalam Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab Hari Ini

Megapolitan
Muncul Bibit Siklon Tropis 94W, BPBD DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 15-16 April

Muncul Bibit Siklon Tropis 94W, BPBD DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 15-16 April

Megapolitan
Berkah Ramadhan bagi Penjual Nasi Kapau Senen, Keuntungan Naik 5 Kali Lipat

Berkah Ramadhan bagi Penjual Nasi Kapau Senen, Keuntungan Naik 5 Kali Lipat

Megapolitan
Remaja yang Tenggelam di Sungai Bekasi Ditemukan Tewas

Remaja yang Tenggelam di Sungai Bekasi Ditemukan Tewas

Megapolitan
Dinkes DKI: Jangan Takut Vaksinasi Selama Berpuasa

Dinkes DKI: Jangan Takut Vaksinasi Selama Berpuasa

Megapolitan
Perpanjang SIM Online Lewat Ponsel, Apa Tetap Perlu Tes?

Perpanjang SIM Online Lewat Ponsel, Apa Tetap Perlu Tes?

Megapolitan
Hari Ini, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab

Hari Ini, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Tes Usap Palsu Rizieq Shihab

Megapolitan
Fakta Eks Kantor Menlu Dijual, Harga Capai Rp 400 M dan Alasan Ahli Waris Melego

Fakta Eks Kantor Menlu Dijual, Harga Capai Rp 400 M dan Alasan Ahli Waris Melego

Megapolitan
Cerita Achmad Soebardjo Mencari Pegawai Pertama Deplu dengan Memasang Iklan

Cerita Achmad Soebardjo Mencari Pegawai Pertama Deplu dengan Memasang Iklan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X