Kompas.com - 09/03/2020, 16:52 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono merilis kasus peredaran narkoba yang dilakukan dua mahasiwa, Senin (9/3/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono merilis kasus peredaran narkoba yang dilakukan dua mahasiwa, Senin (9/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono mengatakan, dua mahasiswa pengedar narkoba berinisial MH dan MU meracik sendiri ganja dan sabu yang mereka edarkan.

Mereka belajar meracik barang haram tersebut dari internet.

"Mereka belajar (meracik) otodidak. Dari YouTube," kata Budi saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Dua Mahasiswa Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

Mereka meraciknya di dalam rumah kos-kosan yang berada di kawasan Jakarta Selatan.

Mereka membeli bahan racikan tersebut dari beberapa akun sosial media. Saat ini polisi masih mengejar pemilik akun media sosial itu.

Setelah itu, dua tersangka menjajakan barang haram tersebut lewat akun Instagram.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pake akun dia (tersangka) sendiri jualnya, inisial akunnya M. Dia jualnya disamarkan seakan-akan menjual tembakau," kata Budi.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika polisi mengamankan dua orang tersangka bernama Z dan TI.

Keduanya hanya berstatus pengguna.

"Tersangka satu Z ditangkap di Cipete dengan barang bukti sebesar 2,6 gram sabu. Tersangka dua TI kita amakan di jalan abu cipete juga, dapat barang bukti 19 gram," kata Budi.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Korban Covid-19 di Sunter Tergeletak di Depan Rumah, Warga Tak Berani Pindahkan

Jenazah Korban Covid-19 di Sunter Tergeletak di Depan Rumah, Warga Tak Berani Pindahkan

Megapolitan
8.000 Orang Bakal Ikut Vaksinasi Massal di Stadion Patriot, Wali Kota Bekasi Targetkan Selesai 3 Jam

8.000 Orang Bakal Ikut Vaksinasi Massal di Stadion Patriot, Wali Kota Bekasi Targetkan Selesai 3 Jam

Megapolitan
Ketua Komisi A Sebut Pemprov DKI Ogah Perketat PSBB karena Pendapatan Rendah

Ketua Komisi A Sebut Pemprov DKI Ogah Perketat PSBB karena Pendapatan Rendah

Megapolitan
Balita yang Ditemukan Tewas di Kanal Banjir Barat Terseret Arus Selokan di Tanjung Barat

Balita yang Ditemukan Tewas di Kanal Banjir Barat Terseret Arus Selokan di Tanjung Barat

Megapolitan
Tabrak Truk di Tol JORR Jatiwarna, Sopir Mobil Tewas

Tabrak Truk di Tol JORR Jatiwarna, Sopir Mobil Tewas

Megapolitan
Vaksin Covid-19 di Terminal Poris Plawad, Targetnya Sopir Bus hingga Pedagang

Vaksin Covid-19 di Terminal Poris Plawad, Targetnya Sopir Bus hingga Pedagang

Megapolitan
Kasus Pemuda Ditembak di Taman Sari, Pelaku Marah karena Ditegur Saat Minum Miras

Kasus Pemuda Ditembak di Taman Sari, Pelaku Marah karena Ditegur Saat Minum Miras

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok Batal Digelar jika 5 Juli Kasus Covid-19 Tetap Melonjak

Sekolah Tatap Muka di Depok Batal Digelar jika 5 Juli Kasus Covid-19 Tetap Melonjak

Megapolitan
Ini Syarat yang Harus Disiapkan Pasien Covid-19 untuk Isolasi di Rusun Nagrak

Ini Syarat yang Harus Disiapkan Pasien Covid-19 untuk Isolasi di Rusun Nagrak

Megapolitan
Didesak Perketat PSBB, Pemprov DKI Jakarta Terkendala Urusan Duit

Didesak Perketat PSBB, Pemprov DKI Jakarta Terkendala Urusan Duit

Megapolitan
Rayakan HUT ke-494 Jakarta, Shopee dan Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan Pasar Jakpreneur

Rayakan HUT ke-494 Jakarta, Shopee dan Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan Pasar Jakpreneur

Megapolitan
Ruang ICU Khusus Pasien Covid-19 di Depok Penuh

Ruang ICU Khusus Pasien Covid-19 di Depok Penuh

Megapolitan
Daftar Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Daftar Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Kasus Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Megapolitan
55 Warga dalam 2 RT di Kelapa Dua Wetan Positif Covid-19, Camat: Klaster Keluarga Besar

55 Warga dalam 2 RT di Kelapa Dua Wetan Positif Covid-19, Camat: Klaster Keluarga Besar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X