Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Kompas.com - 01/04/2020, 18:43 WIB
Dua mahasiswa penghuni Asrama Universitas Indonesia menerima paket nasi bungkus di hari-hari mereka kesulitan mencari makanan, seiring merosotnya jumlah warung di sekitar kampus akibat pandemi Covid-19. Dok. Moms UIDua mahasiswa penghuni Asrama Universitas Indonesia menerima paket nasi bungkus di hari-hari mereka kesulitan mencari makanan, seiring merosotnya jumlah warung di sekitar kampus akibat pandemi Covid-19.

DEPOK, KOMPAS.com - Aksi bagi-bagi makanan gratis kepada para mahasiswa rantau Universitas Indonesia (UI) disebut menuai simpati dan solidaritas.

Aksi ini mulanya dimotori oleh Iwel dan Titi Reza, dua orangtua mahasiswa UI, melalui kelompok mereka " Moms UI".

Titi Reza mengaku, kian hari kian banyak sesama emak-emak yang ambil bagian dalam solidaritas dengan urun dana dan kontribusi lainnya dalam aksi ini.

Baca juga: Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

"Alhamdulillah, banyak orang yang memang sayang sama anak-anak mahasiswa, karena kan mereka juga merasakan punya anak, apalagi anak-anak itu jauh merantau," kata Titi kepada Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

"Kemungkinan ada yang nambah lagi, mungkin mereka baru baca grup, atau mereka lihat foto-foto yang saya kirim, lalu mereka tergerak lagi. Makanya ada saja deh tiap hari," tambah dia.

Titi memberi contoh, tak sampai sepekan, ia berhasil menghimpun dana sekitar Rp 6 juta untuk memberi makan gratis para mahasiswa rantau itu dua kali sepekan.

Ia menaksir, dana itu cukup untuk melangsungkan aksi hingga 3 minggu. Dana itu pun baru disumbang oleh kurang lebih 20 orangtua, sepertiga dari anggota kelompoknya.

Di luar itu, ada pula orangtua-orangtua yang mau memberi sumbangsih langsung berupa bahan makanan, bukan uang.

"Misalnya, saya Jumat mau kirim nih roti. Teman saya yang jual roti bilang, dengan bujet sekian, dapat tiga roti. Tapi dia bilang, dia akan tambahi 1 roti gratis," jelas Titi.

"Besoknya lagi, di grup ada yang bilang lagi, 'saya mau tambahi susu untuk anak-anak mahasiswa, nanti totalnya berapa dikasih tahu saja'," kata dia menirukan ucapan rekannya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dispensasi Perpanjang SIM Masih Berlaku hingga 31 Agustus 2020

Dispensasi Perpanjang SIM Masih Berlaku hingga 31 Agustus 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Selektif Pilih Restoran, Cari yang Terapkan Protokol Kesehatan

Pemprov DKI Minta Warga Selektif Pilih Restoran, Cari yang Terapkan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sibuk Mengamati Target, Hampir Seluruh Agen Detektif Wanita Ternyata Masih Lajang

Sibuk Mengamati Target, Hampir Seluruh Agen Detektif Wanita Ternyata Masih Lajang

Megapolitan
Viral Video Warga Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Suspect di Kabupaten Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Viral Video Warga Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Suspect di Kabupaten Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Kumpulan Kisah Ahok Usai Aksi 411, Memilih Tinggal Dalam Rumah hingga Wacana Pindah Kewarganegaraan

Kumpulan Kisah Ahok Usai Aksi 411, Memilih Tinggal Dalam Rumah hingga Wacana Pindah Kewarganegaraan

Megapolitan
Covid-19 Kota Tangerang Meningkat, PSBB Diperpanjang hingga 23 Agustus

Covid-19 Kota Tangerang Meningkat, PSBB Diperpanjang hingga 23 Agustus

Megapolitan
UPDATE Sepekan Terakhir di Jakarta: Bertambah 3.271 Pasien Positif Covid-19 dan Terjadi 3 Kali Lonjakan

UPDATE Sepekan Terakhir di Jakarta: Bertambah 3.271 Pasien Positif Covid-19 dan Terjadi 3 Kali Lonjakan

Megapolitan
Wartawan Berbagi, Terinspirasi Pemulung Cari Ponsel Bekas untuk Belajar dari Rumah

Wartawan Berbagi, Terinspirasi Pemulung Cari Ponsel Bekas untuk Belajar dari Rumah

Megapolitan
Rentetan Penembakan Misterius di Tangsel, Beraksi di Jalan Raya Incar Pengendara

Rentetan Penembakan Misterius di Tangsel, Beraksi di Jalan Raya Incar Pengendara

Megapolitan
Polemik Informasi Pedagang Terpapar Covid-19 di Pasar Mayestik, Disebut Hoaks Kemudian Diakui

Polemik Informasi Pedagang Terpapar Covid-19 di Pasar Mayestik, Disebut Hoaks Kemudian Diakui

Megapolitan
Tiga Gerbang Tol Bekasi Berlakukan Ganjil Genap

Tiga Gerbang Tol Bekasi Berlakukan Ganjil Genap

Megapolitan
Wagub DKI: Delapan Persen Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Berusia di Bawah 19 Tahun

Wagub DKI: Delapan Persen Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Berusia di Bawah 19 Tahun

Megapolitan
Satu Tahun Pascakejadian, Pemerkosa di Bintaro Akhirnya Ditangkap Setelah Korban Memviralkan Kisahnya

Satu Tahun Pascakejadian, Pemerkosa di Bintaro Akhirnya Ditangkap Setelah Korban Memviralkan Kisahnya

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kenangan Ahok soal Demo 411, Tolak Mengungsi ke Pulau | Pemerkosa di Bintaro Ditangkap

[POPULER JABODETABEK] Kenangan Ahok soal Demo 411, Tolak Mengungsi ke Pulau | Pemerkosa di Bintaro Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus, Kasus Positif Covid-19 Aktif di Kota Bekasi Terbanyak Se-Jawa Barat

UPDATE 9 Agustus, Kasus Positif Covid-19 Aktif di Kota Bekasi Terbanyak Se-Jawa Barat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X