Pandemi Covid-19, Warga Miskin di Tangsel Bakal Terima Bantuan Rp 300.000 Per KK

Kompas.com - 11/04/2020, 11:56 WIB
Kepala Dinas Sosial Wahyunoto Lukman telah meniadakan dapur umum yang berdiri di pengungsian korban banjir tersebar di tujuh kecamatan wilayah Tangerang Selatan. Namun, untuk bantuan beruapa logistik untuk korban banjir dipastikan aman.  KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKepala Dinas Sosial Wahyunoto Lukman telah meniadakan dapur umum yang berdiri di pengungsian korban banjir tersebar di tujuh kecamatan wilayah Tangerang Selatan. Namun, untuk bantuan beruapa logistik untuk korban banjir dipastikan aman.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan akan memberikan bantuan berupa uang nontunai kepada warga kurang mampu di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Wahyunoto Lukman mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih mencatat jumlah warga tidak mampu melalui kecamatan dan kelurahan sebelum nantinya menerima bantuan sosial.

Bantuan sebesar Rp 300.000 untuk masing-masing kartu keluarga akan ditransfer ke rekening masing-masing.

Baca juga: Beras, Sabun, hingga Surat dari Anies, Isi Paket Bantuan Pemprov DKI kepada Warga Selama PSBB

"Bantuan dalam bentuk uang nontunai. Artinya ditransfer Rp 300.000 per KK untuk beli bahan makanan pokok," kata Wahyu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Wahyu menjelaskan, bantuan uang nontunai tersebut akan diberikan secara selektif berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Saat ini, dalam DTKS tercatat ada 36.162 KK yang menerima manfaat program.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka juga akan menerima bantuan dari pemerintah pusat, sebagaimana dijanjikan Presiden Joko Widodo.

"Bantuan Rp 300.000, kita sedang upayakan bagi mereka yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat," kata Wahyu.

Masyarakat penerima bantuan sosial diminta segera melampirkan persyaratan, seperti fotokopi kartu keluarga (KK), fotokopi KTP kepala keluarga, dan surat keterangan bank tentang rekening aktif.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Megapolitan
Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Megapolitan
Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Megapolitan
Indikasi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta Mereda, Anies: Hati-hati, Kita Belum Menang!

Indikasi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta Mereda, Anies: Hati-hati, Kita Belum Menang!

Megapolitan
Blusukan Bagi-bagi Sembako, Wali Kota Depok: Kita Berharap Bisa Selesaikan Pandemi dengan Sedekah

Blusukan Bagi-bagi Sembako, Wali Kota Depok: Kita Berharap Bisa Selesaikan Pandemi dengan Sedekah

Megapolitan
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Warga di Jateng dan Yogyakarta

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Warga di Jateng dan Yogyakarta

Megapolitan
Bikin Kegiatan 'Depok Sedekah Bersama', Idris-Imam Blusukan Bagikan Sembako ke Warga

Bikin Kegiatan "Depok Sedekah Bersama", Idris-Imam Blusukan Bagikan Sembako ke Warga

Megapolitan
RSUI Buka Lagi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang Sehari, Bisa untuk Anak 12-17 Tahun

RSUI Buka Lagi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang Sehari, Bisa untuk Anak 12-17 Tahun

Megapolitan
Remaja Perempuan Dianiaya Orangtua di Pamulang, Ditarik Saat Sedang Tidur dan Ditampar

Remaja Perempuan Dianiaya Orangtua di Pamulang, Ditarik Saat Sedang Tidur dan Ditampar

Megapolitan
Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Sudah Berkurang

Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Sudah Berkurang

Megapolitan
Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Megapolitan
Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Megapolitan
Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X