Kompas.com - 21/04/2020, 18:30 WIB
Warga Jalan Ujan Nain Rt 07/05, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, membuat satuan gugus tugas dan karantina wilayah secara mandiri, sejak Senin (30/3/2020). dokumentasi pribadiWarga Jalan Ujan Nain Rt 07/05, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, membuat satuan gugus tugas dan karantina wilayah secara mandiri, sejak Senin (30/3/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Bantuan sosial (bansos) yang merupakan program pemerintah pusat dan daerah selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) belum dirasakan oleh warga RT 02 RW 11 Jalan Puskesmas Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kondisi ini pun mengundang keprihatinan pemuda setempat.

Mereka akhirnya berinisiatif membantu warga dengan menggalang dana.

Salah satu warga setempat, Ahmad Rizal mengatakan, penggalangan dana telah dilakukan dengan menggunakan akun media sosial instagram @pemudataruna sejak Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Cerita Ketua RW di Sunter Agung Bingung Pemilik Rumah 3 Lantai Jadi Penerima Bansos

"Kalau dari anak muda RT 02/011 itu inisiatif sendiri mas untuk membantu warga yang kerkena dampak dari musibah covid.19," kata Rizal kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Menurut Rizal, belum adanya bansos saat penerapan PSBB membuat warga sulit bertahan hidup.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut membuat Rizal dan pemuda setempat lain bergerak untuk menggalang dana untuk membantu warga terdampak Covid-19 yang masih belum menerima bantuan.

Kurang dari satu pekan dibukanya penggalangan dana, telah terkumpul Rp 715.000.

"Dari semenjak dibukanya penggalangan dana, uang yang sudah terkumpul mencapai Rp 715.000," kata Rizal.

Rizal menjelaskan, usaha penggalangan dana sosial masih terus berlangsung hingga tanggal 1 Mei 2020, mendatang.

Bentuk bantuan yang akan diberikan kepada warga nantinya berupa sembako.

"Pada tanggal 1 Mei itu juga akan kita bagikan bantuan. Untuk bantuan berupa sembako. Nanti kita lihat warga mana yang membutuhkan," tutup dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Damkar Tebet Evakuasi Jenazah di Sungai Ciliwung

Damkar Tebet Evakuasi Jenazah di Sungai Ciliwung

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Larang Anak Masuk Tempat Umum

Kasus Covid-19 Melonjak, Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Larang Anak Masuk Tempat Umum

Megapolitan
Polisi Upayakan Mediasi pada Kasus Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

Polisi Upayakan Mediasi pada Kasus Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

Megapolitan
Sentra Vaksinasi Covid-19 Smesco Naikkan Target Peserta Jadi 5.000 Orang Per Hari

Sentra Vaksinasi Covid-19 Smesco Naikkan Target Peserta Jadi 5.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Ibu Korban Penembakan di Taman Sari Berharap Pelaku Ditangkap dan Dipenjara

Ibu Korban Penembakan di Taman Sari Berharap Pelaku Ditangkap dan Dipenjara

Megapolitan
Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Megapolitan
Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Megapolitan
120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

Megapolitan
25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Megapolitan
Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Megapolitan
BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

Megapolitan
Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X