Kompas.com - 21/04/2020, 18:48 WIB
Citilink Dok. Puskomblik KemenparekrafCitilink

TANGERANG, KOMPAS.com - Maskapai Citilink Indonesia mengeluarkan aturan kewajiban penggunaan masker bagi seluruh penumpangnya.

VP Corporate Secretary & CSR Citilink Indonesia Resty Kusandarina mengatakan, kewajiban mengenakan masker tersebut untuk memberikan rasa aman kepada penumpang.

"Hal ini sebagai komitmen Citilink dalam mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19" ujar dia saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Hari Ketiga PSBB di Tangerang, Pelanggaran Didominasi Pengendara yang Tak Pakai Masker

Resty mengatakan, kewajiban penggunaan masker bagi seluruh penumpang Citilink sebenarnya sudah diterapkan sejak pemerintah pusat mewajibkan masyarakat mengenakan masker pada 6 April lalu.

Selain mewajibkan seluruh awak kabin dan penumpang menggunakan masker selama penerbangan, Citilink juga meminta penumpang untuk mengisi Healt Alert Card untuk memonitor kesehatan penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya Citilink juga sudah menerapkan physical distancing untuk penumpang dengan mengosongkan baris kursi B dan E.

Baca juga: ITB Kembangkan Kabin Sterilisasi untuk Masker N-95

Resty mengatakan, Citilink akan otomatis melakukan pengaturan kursi untuk mereka yang melakukan check in counter.

"Petugas bagian check in counter kami akan melakukan pengaturan kursi sebelum melakukan penerbangan," ujar Resty.

Sehingga dalam penerbangan berlangsung, tidak ada penumpang yang duduk berdekatan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Megapolitan
Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Turun Signifikan, BOR di RSUD Kota Bekasi Kini 56 Persen

Jumlah Pasien Covid-19 Turun Signifikan, BOR di RSUD Kota Bekasi Kini 56 Persen

Megapolitan
Sempat 93 Persen, BOR di RS Rujukan Kota Tangerang Kini Sentuh 53 Persen

Sempat 93 Persen, BOR di RS Rujukan Kota Tangerang Kini Sentuh 53 Persen

Megapolitan
Masuk Lippo Mall Kramatjati, Pengunjung Harus Tunjukkan Surat Vaksinasi Covid-19

Masuk Lippo Mall Kramatjati, Pengunjung Harus Tunjukkan Surat Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi: Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diduga karena Pengisian Nitrogen AC

Polisi: Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diduga karena Pengisian Nitrogen AC

Megapolitan
Tanah Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Tinggal Tunggu Waktu Rumah Saya Roboh

Tanah Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Tinggal Tunggu Waktu Rumah Saya Roboh

Megapolitan
Tangerang Masih Berstatus PPKM Level 4, Wali Kota: Enggak Buru-buru Turun, Takut Kayak Negara Lain

Tangerang Masih Berstatus PPKM Level 4, Wali Kota: Enggak Buru-buru Turun, Takut Kayak Negara Lain

Megapolitan
Belum Ada Bus AKAP Berangkat dari Terminal Pulogebang 12 Hari Terakhir

Belum Ada Bus AKAP Berangkat dari Terminal Pulogebang 12 Hari Terakhir

Megapolitan
Pengendara Kawasaki Ninja Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Kembangan

Pengendara Kawasaki Ninja Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Kembangan

Megapolitan
Perlombaan Agustusan Dilarang di Depok, kecuali Virtual

Perlombaan Agustusan Dilarang di Depok, kecuali Virtual

Megapolitan
Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, 9 Orang Luka dan Sesak Napas

Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, 9 Orang Luka dan Sesak Napas

Megapolitan
Pasien Covid-19 Turun Signifikan, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Pasien Covid-19 Turun Signifikan, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X