Sudin KUMKM Jakpus Tutup Sementara Pasar Poncol Selama PSBB

Kompas.com - 21/04/2020, 18:42 WIB
Suasana Pasar Poncol, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVASuasana Pasar Poncol, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Suku Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) Jakarta Pusat akhirnya menutup semua kios di lokasi sementara Pasar Poncol JP 37-38 selama masa pembatasan sosial berkala besar ( PSBB) diberlakukan di Ibu kota.

Hal itu dilakukan karena pasar yang belokasi di kawasan kecamatan Senen itu tidak termasuk ke dalam 11 sektor yang dikecualikan selama PSBB berlangsung.

"Hari ini langsung kita tutup seluruhnya, tidak ada yang boleh jualan sampai masa PSBB yang ditentukan sampai Kamis. Tapi bisa berubah lagi jika PSBB diperpanjang dan intinya mereka harus patuh aturan yang berlaku," ujar Kepala Suku Dinas KUMKM Bangun Richard Hutagalung, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Pedagang Pasar Cipulir, Dihalau Bubar tetapi Malah Pindah dari Jalan ke Jalan

Richard mengatakan, pihaknya juga sudah memberikan surat edaran Nomor 03/SE/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Sesuai dengan aturan PSBB di Ibu Kota kepada para pedagang dan meminta mereka menutup kiosnya selama PSBB masih diberlakukan.

“Mereka harus patuhi aturan yang berlaku. Apalagi mereka itu kebanyakan dagangannya yang diluar dari ketentuan dalam Pergub 33 tahun 2020 tentang PSBB,” kata Richard.

Richard mengklaim bahwa saat ini hampir semua kios di lokasi sementara pasar Poncol yang sudah tutup dan hanya menyisakan pedagang yang menjualan makanan dan minuman.

Baca juga: Bertahan di Tengah Wabah, Pedagang Pasar Gunungkidul Jual Dagangan Secara Online

“Loksem lain sudah tutup semua. Kalaupun ada, loksem yang menjual makanan. Tetap buka itu hanya melayani bungkus, tidak makan ditempat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sudin PPKUKM sudah memberikan imbauan secara lisan kepada pedagang di Pasar Poncol JP 37-38, tetapi banyak dari mereka yang masih beroperasi seperti biasa dan tidak mengindahkan imbauan tersebut.

Padahal pedagang di Pasar Poncol rata-rata menjual barang suku cadang, baju bekas, elektronik bekas, dan tas-tas yang tidak termasuk dalam kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Pedagang Pasar Cipulir Diberi Sanksi jika Masih Berjualan di Pinggir Jalan

"Mereka itu kan jualan barang bekas, seperti mur, baut, perkakas, tas, dan jenis lainnya. Padahal, yang diperbolehkan itu hanya lokasi binaan (lokbin) makanan sama supermarket," ujar Richard, Senin (20/4/2020).

Adapun PSBB di DKI Jakarta Berlaku sejak Jumat (10/4/2020) sampai 23 April 2020 dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Selama pemberlakuan PSBB, sejumlah aktivitas masyarakat akan dibatasi untuk memutus rantai penularan Covid-19.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Megapolitan
Dishub DKI Jakarta Sebut Ganjil Genap Bikin Volume Lalin Turun 2 Persen

Dishub DKI Jakarta Sebut Ganjil Genap Bikin Volume Lalin Turun 2 Persen

Megapolitan
Simulasi Tatap Muka, Enam Sekolah di Bekasi Akan Diverifikasi Ulang 2 Minggu Sekali

Simulasi Tatap Muka, Enam Sekolah di Bekasi Akan Diverifikasi Ulang 2 Minggu Sekali

Megapolitan
Dapat Pinjaman, Pemprov DKI Usulkan Rp 3,6 T untuk Pengembangan Infrastruktur Olahraga

Dapat Pinjaman, Pemprov DKI Usulkan Rp 3,6 T untuk Pengembangan Infrastruktur Olahraga

Megapolitan
Perum PPD Luncurkan Tiga Trayek Baru dari Stasiun Bogor ke Jakarta

Perum PPD Luncurkan Tiga Trayek Baru dari Stasiun Bogor ke Jakarta

Megapolitan
Cegah Klaster Baru, Pemkot Tangerang Atur Penggunaan Ventilasi Udara di Perkantoran

Cegah Klaster Baru, Pemkot Tangerang Atur Penggunaan Ventilasi Udara di Perkantoran

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 10, Totalnya Kini 582

UPDATE 4 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 10, Totalnya Kini 582

Megapolitan
23 Warga Kena Sanksi karena Tak Pakai Masker di Pasar Pluis

23 Warga Kena Sanksi karena Tak Pakai Masker di Pasar Pluis

Megapolitan
Polisi: 70 Persen Pelanggaran Lalu Lintas di Depok Terjadi pada Jam Sibuk

Polisi: 70 Persen Pelanggaran Lalu Lintas di Depok Terjadi pada Jam Sibuk

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Rehabilitasi Stadion Benteng Dipercepat

Wali Kota Tangerang: Rehabilitasi Stadion Benteng Dipercepat

Megapolitan
Jadi Korban Perampokan, Pemilik Warung di Ciracas Mengaku Tak Asing dengan Wajah Pelaku

Jadi Korban Perampokan, Pemilik Warung di Ciracas Mengaku Tak Asing dengan Wajah Pelaku

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2020, Depok Sumbang Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak

Operasi Patuh Jaya 2020, Depok Sumbang Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak

Megapolitan
Dinas SDA DKI Ajukan Anggaran Rp 5 Triliun untuk Penanggulangan Banjir

Dinas SDA DKI Ajukan Anggaran Rp 5 Triliun untuk Penanggulangan Banjir

Megapolitan
Pilkada Depok Makin Dekat, Bawaslu Minta Warga Tak Ragu Laporkan Penyelewengan

Pilkada Depok Makin Dekat, Bawaslu Minta Warga Tak Ragu Laporkan Penyelewengan

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Tangsel Gelar Upacara HUT Ke-75 RI Secara Terbatas

Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Tangsel Gelar Upacara HUT Ke-75 RI Secara Terbatas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X