Mayoritas Pelanggar PSBB DKI Tidak Gunakan Masker dan Sarung Tangan

Kompas.com - 06/05/2020, 16:33 WIB
Cek Poin PSBB DKI Jakarta di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2020). Twitter @TMCPoldaMetroCek Poin PSBB DKI Jakarta di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pelanggaran aturan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di Jakarta secara umum alami penurunan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, secara umum angka pelanggaran PSBB di Jakarta memang menurun. Namun, tiap check point atau wilayah angka penurunannya berbeda-beda.

"Terkait masalah peningkatan atau penurunan PSBB, kalau di sini hampir 10 persen sudah terjadi kesadaran masyarakat, di tempat lain sudah ada yang 30 persen. Jadi berbeda-beda walaupun masih ada beberpa pelanggaran," kata Fahri dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Ini Alasan Gugus Tugas Melonggarkan Perjalanan Tertentu Selama PSBB

Fahri menjelaskan bahwa mayoritas pengendara kendaraan bermotor melanggar aturan PSBB, yakni tidak memakai masker dan sarung tangan.

"Anggota telah melakukan penindakan PSBB, di mana masih ditemukan pengendara roda dua yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan juga yang berboncengan tidak satu KTP. Tapi pada prinsipnya secara umum terjadi penurunan pelanggaran PSBB, masyarakat sudah banyak yang mematuhinya di cek poin," ujar Fahri.

Diketahui, PSBB DKI memasuki tahap kedua yang dimulai sejak 24 April hingga 22 Mei 2020 nanti.

Adapun jumlah pelanggar aturan PSBB DKI Jakarta tahap pertama atau 10-23 April 2020, yakni 32.300 kendaraan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Megapolitan
Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Megapolitan
Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Megapolitan
Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Megapolitan
5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

Megapolitan
Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Megapolitan
Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Megapolitan
Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X