Aksi Balap Liar di Serpong, Warga Minta Polisi Penjarakan Pelakunya

Kompas.com - 21/05/2020, 09:21 WIB
Video balap liar yang dilakukan para pemuda di jalan raya Kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2020) pagi, viral di media sosial. instagramVideo balap liar yang dilakukan para pemuda di jalan raya Kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2020) pagi, viral di media sosial.

TANGSEL, KOMPAS.com - Aksi balap liar terjadi yang dilakukan sejumlah pemuda saat penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) meresahkan warga Tangerang Selatan.

Balap liar tersebut terjadi di jalan raya Kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2020) pagi.

Salah satu warga, Rizki (29) menyesali adanya aksi yang dilakukan oleh sejumlah remaja tersebut di tengah penerapan PSBB.

Bukan saja tak menaati peraturan pemerintah untuk tetap di rumah, aksi tersebut juga telah mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.

"Kalau ada yang seperti itu apakah boleh kita tabrak? Nanti kesalahan. Lebih baik polisi tindak, tangkap dan jika bisa dipenjarakan, biar ada efek jera," kata pria yang tinggal di kawasan Kademangan, Setu, Tangerang Selatan melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Viral Video Balap Liar saat PSBB di Serpong, Ini Kata Polisi

Hal senada disampaikan Fiqih (35). Menurut dia, para ramaja tersebut tak menghargai upaya pemerintah yang tengah berupaya memutus penyebaran Covid-19.

Jika balap liar yang biasa terjadi pada malam hari saja mengganggu, apalagi pada siang hari, saat masyarakat tengah beraktivitas.

"Pemerintah minta jangan ada keramaian, ini malah mereka trek-trekan (balap liar). Sudah mal kemarin buka ramai jadi perbincangan, mereka tambah dengan aksi gilanya," kata dia.

Sementara Rizki (25), warga Pondok Aren, Tangerang Selatan berharap agar pihak kepolisian menindak tegas.

Sebagai bentuk antisipasi, polisi diminta untuk melakukan patroli sejak pagi hari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Megapolitan
Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Megapolitan
Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Megapolitan
Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Megapolitan
Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Megapolitan
Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Megapolitan
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Megapolitan
Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Megapolitan
Pilkada Tangsel di Tengah Pandemi Covid-19, Benyamin-Pilar Maksimalkan Kampanye Secara Online

Pilkada Tangsel di Tengah Pandemi Covid-19, Benyamin-Pilar Maksimalkan Kampanye Secara Online

Megapolitan
Hadi Pranoto Jalani Pemeriksaan Lanjutan Terkait Klaim Temuan Obat Covid-19

Hadi Pranoto Jalani Pemeriksaan Lanjutan Terkait Klaim Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X