Malam Takbiran, Dua Kelompok Remaja Tawuran di Dekat Mapolres Jaktim

Kompas.com - 24/05/2020, 11:35 WIB
Personel Polrestro Jakarta Timur saat mengamankan remaja yang diduga terlibat tawuran di Jatinegara, Minggu (24/5/2020). IstimewaPersonel Polrestro Jakarta Timur saat mengamankan remaja yang diduga terlibat tawuran di Jatinegara, Minggu (24/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Patroli skala besar petugas gabungan saat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020) malam, tidak menyurutkan niat dua kelompok remaja melakukan aksi tawuran.

Mereka tawuran di Jalan Matraman Raya tepat depan Mapolrestro Jakarta Timur.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan, tawuran terjadi sekira pukul 00.05 WIB, saat petugas melakukan patroli.

"Kelompok yang ada di depan pasar (Pasar Ikan Jatinegara) tadi terjadi aksi saling lempar. Tapi tidak sampai lima menit kita segera datang dan berhasil kita bubarkan," kata Arie di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (24/5/2020), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Baca juga: Satpol PP Tangkap 6 Remaja Pesta Miras Saat Malam Takbiran

Puluhan remaja yang berupaya kabur ke gang permukiman kemudian ditangkap.

Belum diketahui pemicu tawuran antara dua kelompok yang melakukan aksi saling lempar batu dan petasan itu.

"Tidak ada korban, semua sudah terkendali. Kita masih dalami pemicunya apa. Ada beberapa remaja dan kendaraan yang mereka pakai kita amankan," ujarnya.

Baca juga: Satpol PP Bubarkan Kerumunan di Kota Tua Saat Malam Takbiran

Arie menuturkan, selama dua hari libur Lebaran, petugas gabungan bakal gencar melakukan patroli.

Selain antisipasi kejahatan jalanan, kerumunan warga yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bakal dibubarkan.

"Kita akan terus melakukan patroli gabungan, serentak di 10 Kecamatan Jakarta Timur. Untuk antisipasi gangguan keamanan," tuturnya. (Bima Putra)

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Malam Takbiran, Dua Kelompok Remaja Tawuran Depan Mapolrestro Jakarta Timur."

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X