Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Kompas.com - 24/05/2020, 18:45 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengajukan relaksasi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Adapun PSBB Kota Bekasi akan berakhir Selasa (26/5/2020) ini.

Relaksasi yang dimaksud adalah dengan membuka aktivitas perekonomian secara bertahap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Hal itu merujuk pada surat Nomor 443.1/3375/Setda.Tu tentang penangan Covid-19. Surat ini dibarengi dengan permintaan perpanjangan PSBB Wali Kota Bekasi.

Baca juga: Daftar 51 Kelurahan di Kota Bekasi yang Masuk Zona Hijau Covid-19, Diizinkan Gelar Shalat Id

Kepala Bagian Humas Pemkot Bekasi, Sayekti Rubiah mengatakan, pengajuan relaksasi itu berdasarkan beberapa pertimbangan.

Pertama, kini ada 51 Kelurahan dari 56 Kelurahan di Kota Bekasi yang masuk dalam zona hijau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Perkembangan yang baik ini tentunya karena ada penerapan PSBB di Kota Bekasi yang berjalan dengan baik. Petugas di lapangan hampir setiap pagi dan malam melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Sayekti melalui siaran pers yang diterima, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Reproduction Number Penularan Covid-19 di Kota Bekasi Disebut 0,71

Lalu, pertimbangan itu lantaran dinilai jumlah kasus Covid-19 di Kota Bekasi semakin berkurang.

Kemudian, pertimbangan lainnya lantaran berkurangnya aktivitas perekonomian selama pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bekasi.

Sebab mall, pasar, hotel, tempat hiburan, dan beberapa fasilitas umum lainnya harus ditutup.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Megapolitan
Masjid Ahmadiyah Disegel Lagi, Pemkot Depok Dianggap Dukung Intoleransi Beragama

Masjid Ahmadiyah Disegel Lagi, Pemkot Depok Dianggap Dukung Intoleransi Beragama

Megapolitan
Polisi Selidiki Aksi Eksibisionis di Sudirman meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Aksi Eksibisionis di Sudirman meski Korban Belum Melapor

Megapolitan
Polisi Sebut Cara Penagihan Pinjol Ilegal Buat Korban Stres hingga Bunuh Diri

Polisi Sebut Cara Penagihan Pinjol Ilegal Buat Korban Stres hingga Bunuh Diri

Megapolitan
Realisasi Penerimaan Pajak DKI 2021 Baru Mencapai 62,18 Persen, Terendah Sektor Hiburan

Realisasi Penerimaan Pajak DKI 2021 Baru Mencapai 62,18 Persen, Terendah Sektor Hiburan

Megapolitan
Polisi Gerebek 5 Perusahaan Pinjol, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi Gerebek 5 Perusahaan Pinjol, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Masjid Ahmadiyah di Depok Disegel Lagi, Satpol PP: Perintah Wali Kota

Masjid Ahmadiyah di Depok Disegel Lagi, Satpol PP: Perintah Wali Kota

Megapolitan
Tabrak Tiang dan Terjatuh, Dua Begal Bercelurit di Cipayung Diamuk Warga

Tabrak Tiang dan Terjatuh, Dua Begal Bercelurit di Cipayung Diamuk Warga

Megapolitan
Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok oleh Satpol PP Picu Mobilisasi Massa dan Ujaran Kebencian

Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok oleh Satpol PP Picu Mobilisasi Massa dan Ujaran Kebencian

Megapolitan
Ini Tatib Masuk Kelas yang Wajib Dipatuhi Siswa SD di Kota Tangerang Saat PTM Terbatas

Ini Tatib Masuk Kelas yang Wajib Dipatuhi Siswa SD di Kota Tangerang Saat PTM Terbatas

Megapolitan
Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan

Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan

Megapolitan
Polres Jakbar Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba Senilai Rp 34 Miliar

Polres Jakbar Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba Senilai Rp 34 Miliar

Megapolitan
Berawal Saling Ejek di Medsos, Seorang Remaja di Ciracas Tewas Dibacok Beberapa Kali

Berawal Saling Ejek di Medsos, Seorang Remaja di Ciracas Tewas Dibacok Beberapa Kali

Megapolitan
PTM Terbatas Jenjang SD di Kota Tangerang, Kantin Tidak Boleh Beroperasi dan PKL Dilarang Berjualan

PTM Terbatas Jenjang SD di Kota Tangerang, Kantin Tidak Boleh Beroperasi dan PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di Cipayung Berstatus Mahasiswa, Sudah 2 Kali Beraksi

Pelaku Pelecehan Seksual di Cipayung Berstatus Mahasiswa, Sudah 2 Kali Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.