Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Kompas.com - 02/06/2020, 13:50 WIB
Petugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19.
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pihak manajemen Taman Margasatwa Ragunan berencana akan memberlakukan sistem pembelian tiket masuk secara online.

Sistem pembelian tiket online akan diterapkan jika pemerintah secara resmi menerapkan new normal atau normal baru setelah berakhirnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Caranya, warga yang hendak berkunjung harus membeli tiket secara online dengan mengakses tautan yang diunggah akun Instagram @ragunanzoo.

Baca juga: Bersiap Hadapi New Normal, Taman Margasatwa Ragunan Siapkan Keset dengan Disinfektan

Hal tersebut dikatakan Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan Ketut Widarsana saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2020).

"Jadi yang datang itu sudah menunjukkan (tiket). Nanti membawa bukti pendaftaran online baru kita ijinkan masuk," kata Ketut.

Sistem pembelian tiket daring merupakan salah satu solusi untuk membatasi jumlah pengunjung di masa kenormalan baru. Sebab, pihak manajemen Ragunan berkomitmen membatasi jumlah pengunjung di waktu yang akan datang.

"Kami sosialisi di sosial media terkait pembatasan pengunjung. Untuk satu hari 5.000 pengunjung di hari biasa (Senin-Jumat). Sementara Sabtu dan Minggu itu 10.000 pengunjung," kata Ketut.

Baca juga: Saat New Normal, TM Ragunan Batasi Pengunjung 5.000 per Hari

Pembatasan pengunjung dilakukan demi memperkecil potensi penularan Covid-19 antarwisatawan.

Ketut berharap, dengan penerapan regulasi ini pengunjung Taman Margasatwa Ragunan dapat berwisata dengan aman.

"Kami belum tahu kapan regulasi akan diberlakukan, karena menunggu instruksi pemerintah," ujarnya.

Di sisi lain, sambil menunggu instruksi pemerintah berkait new normal, saat ini Taman Margasatwa Ragunan masih membuka fasilitas wisata virtual melalui akun Instagramnya.

Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Buka Wisata Virtual Setiap Hari Minggu



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Jam 8 Malam

PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Jam 8 Malam

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Megapolitan
Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Megapolitan
500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

Megapolitan
Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Megapolitan
Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Megapolitan
PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

Megapolitan
Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Megapolitan
Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Megapolitan
Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

Megapolitan
Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Megapolitan
Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah Seiring Lonjakan Kematian Akibat Covid-19

Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah Seiring Lonjakan Kematian Akibat Covid-19

Megapolitan
Seminggu Terakhir, Kasus Baru Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 2.075

Seminggu Terakhir, Kasus Baru Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 2.075

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X