Pembagian Bansos Covid-19 di Kota Tangerang Mandek

Kompas.com - 03/06/2020, 15:30 WIB
Pembagian sembako oleh gabungan karyawan TangCity Superblok untuk rumah yatim terdampak Covid-19 di Kota Tangerang, Kamis (16/4/2020) Dok PanitiaPembagian sembako oleh gabungan karyawan TangCity Superblok untuk rumah yatim terdampak Covid-19 di Kota Tangerang, Kamis (16/4/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Pembagian bantuan sosial ( bansos) untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Tangerang, Banten, tak berjalan lancar.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, hanya 10.000 dari total 86.000 kepala keluarga yang mendapatkan bansos dari pemerintah provinsi sejauh ini.

"BLT (bantuan langsung tunai) itu dari provinsi baru 10.000 dari 86.000 (KK yang direncanakan dapat bansos)," kata Arief dalam keterangan diterima Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Arief menjelaskan, wilayah Kota Tangerang terbagi menjadi dua untuk penerimaan bantuan sosial.

Baca juga: Kota Tangerang Tidak Terapkan SIKM, Ini Alasannya

Wilayah pertama disiapkan untuk menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten, sedangkan wilayah kedua disiapkan untuk menerima bantuan dari pemerintah pusat.

Menurut Arief, bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial sudah didistribusikan berupa sembako untuk 89.000 KK.

"Yang Kemensos totalnya sudah 89 ribu (KK) terdistribusikan dan sudah tiga kali mau jalan keempat kali," ujar dia.

Arief tidak tahu mengapa bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten terlambat dan hanya sekali dilakukan pendistribusian.

"Yang dari provinsi baru sekali (didistribusikan), baru 10.000 (KK), kami masih tunggu," ujar dia.

Baca juga: 55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

Permasalahan penyaluran bansos untuk warga terdampak Covid-19 bukan pertama kali terjadi di Kota Tangerang. Sebelumnya, Kota Tangerang juga harus menuggu hingga tahap kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) baru bansos dari pemerintah pusat disalurkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pejabat UNJ

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pejabat UNJ

Megapolitan
Pemutaran Film di Bioskop Diizinkan tetapi Penonton Harus Selalu Gunakan Masker

Pemutaran Film di Bioskop Diizinkan tetapi Penonton Harus Selalu Gunakan Masker

Megapolitan
Cegah Kongko-kongko, Live Music di Kafe Dilarang Beroperasi Selama PSBB Transisi

Cegah Kongko-kongko, Live Music di Kafe Dilarang Beroperasi Selama PSBB Transisi

Megapolitan
Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

Megapolitan
Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Megapolitan
Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Megapolitan
Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X