Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Kompas.com - 05/06/2020, 20:28 WIB
ILUSTRASI: Banjir rob dan gelombang pasang dokumentasi BNPB/Sutopo Purwo NugrohoILUSTRASI: Banjir rob dan gelombang pasang

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir rob melanda pesisir Sunda Kelapa, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (5/6/2020). Banjir rob merendam RW 008 yang dihuni 1.089 keluarga di Kelurahan Ancol.

Lurah Ancol Rusmin mengatakan, rob terjadi akibat pasang naik Kamis (4/6/2020) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibatnya dari rob tersebut, sebagian dari warga yang tinggal di lokasi terpaksa mengungsi.

Baca juga: Banjir Rob Landa Permukiman dan Pelabuhan Kaliadem Penjaringan

"Untuk sementara kejadian semalam mereka mengungsi karena masih ada air biar tidur tidak bahaya," kata Rusmin saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Mengantisipasi kemungkinan kembali naiknya air pada malam ini, warga diimbau mengamankan barang-barang berharga mereka.

Warga juga diminta siaga dalam beberapa malam ke depan karena sangat mungkin air kembali merendam permukiman warga.

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Banjir Rob 3 Hari ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya...

Kelurahan Ancol juga telah menyiapkan sebuah mushala yang dijadikan sebagai lokasi persinggahan.

"Semalam kita sudah coba bantuan kasih sekedar selimut dan biskuit semalam. Terus hari ini di kasih makanan siap saji untuk RW 2 dan RT 8 yang perlu di bantu," ujar Rusmin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Ujian Diukur Suhu dan Pakai Face Shield

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Ujian Diukur Suhu dan Pakai Face Shield

Megapolitan
5.000 ASN akan Disebar untuk Memantau 151 Pasar di Jakarta

5.000 ASN akan Disebar untuk Memantau 151 Pasar di Jakarta

Megapolitan
Kawasan GBK Ramai Minggu Pagi, Pengunjung Antre untuk Olahraga

Kawasan GBK Ramai Minggu Pagi, Pengunjung Antre untuk Olahraga

Megapolitan
Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Megapolitan
ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

Megapolitan
Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Megapolitan
Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Megapolitan
Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Megapolitan
Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Megapolitan
CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X