110 Kendaraan Luar Jabodetabek yang Hendak ke Tangsel Dipaksa Putar Arah

Kompas.com - 11/06/2020, 12:32 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie kembali memulangkan 14 orang dalam perantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah menjalani karantina di rumah lawan covid-19 kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. Pemulangan pasien karantina itu dilakukan pada Sabtu (6/6/2020). dokumentasi Pemkot TangselWakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie kembali memulangkan 14 orang dalam perantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah menjalani karantina di rumah lawan covid-19 kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. Pemulangan pasien karantina itu dilakukan pada Sabtu (6/6/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan ( Dishub) Kota Tangerang Selatan ( Tangsel), Banten, telah memaksa 110 kendaraan dari luar Jabodetabek yang hendak masuk ke Tangsel untuk memutar arah.

Penindakan terhadap 110 kendaraan itu dilakukan di lima pos pemeriksaan surat izin keluar masuk (SIKM). Lima pos-pos pemeriksaan itu terletak di Pool Bus Kramat Djati Pamulang, Puspiptek, exit tol Pondok Ranji, Terminal Pondok Cabe, dan Stasiun Rawa Buntu

Pos-pos tersebut mulai beroperasi Sabtu pekan lalu.

"Iya berdasarkan data lima hari itu sudah mencapai 110 kendaraan luar Jabodetabek dan Banten. Mereka biasanya dari Bandung, Karawang dan lain-lain," kata Kepala Dishub Tangsel, Purnama Wijaya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Terbang via Soekarno-Hatta Tak Perlu Lagi SIKM, tetapi 4 Daerah Tujuan Minta Hasil Tes Swab

Purnama menjelaskan, sebanyak 110 kendaraan yang dipaksa putar balik karena pengendaranya tidak memiliki SIKM. Mereka umumnya mau masuk ke Tangsel untuk berwisata.

"Mereka tidak memiliki SIKM dan juga alasan masuk ke Tangsel buat rekreasi dan ada silaturahmi yang kemarin tidak sempat lebaran, kini mereka datang. Dipikir saat ini sudah diperbolehkan," kata Purnama.

Petugas Dishub Tangsel masih terus melakukan pemeriksaan di lima pos pemeriksaan itu.

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangsel akan berlaku hingga 14 Juni 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Libur Panjang, 9.374 Penumpang Kereta Diberangkatkan dari 3 Stasiun di Jakarta

Jelang Libur Panjang, 9.374 Penumpang Kereta Diberangkatkan dari 3 Stasiun di Jakarta

Megapolitan
Viral, Video Pengendara Motor Bermuatan Lebih Nekat Lintasi Tol Jakarta-Cikampek

Viral, Video Pengendara Motor Bermuatan Lebih Nekat Lintasi Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Pelaku Serangan Seksual Daring terhadap Rahayu Saraswati Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Pelaku Serangan Seksual Daring terhadap Rahayu Saraswati Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
Volume Lalu Lintas dan Angkutan di Jakarta Naik Saat PSBB Transisi

Volume Lalu Lintas dan Angkutan di Jakarta Naik Saat PSBB Transisi

Megapolitan
Terdampak Pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Akhiri Kontrak 700 Karyawan

Terdampak Pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Akhiri Kontrak 700 Karyawan

Megapolitan
Tim Termuda dari UI Raih Juara 3 Kompetisi Metalurgi Internasional di China

Tim Termuda dari UI Raih Juara 3 Kompetisi Metalurgi Internasional di China

Megapolitan
Lurah di Jakarta Diimbau Adakan Kegiatan Kepemudaan untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

Lurah di Jakarta Diimbau Adakan Kegiatan Kepemudaan untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

Megapolitan
Gagas Limbah Metal Jadi Bahan Bangunan, Mahasiswa UI Juara 3 Dunia Metal Cup 2020

Gagas Limbah Metal Jadi Bahan Bangunan, Mahasiswa UI Juara 3 Dunia Metal Cup 2020

Megapolitan
Mobilitas Masyarakat Meningkat Saat PSBB Transisi, Paling Tinggi di Tempat Kerja

Mobilitas Masyarakat Meningkat Saat PSBB Transisi, Paling Tinggi di Tempat Kerja

Megapolitan
Motif Pembunuhan PSK di Bekasi Janggal, Pelaku Mau Ambil Rp 1,8 Juta tapi Tak Jadi

Motif Pembunuhan PSK di Bekasi Janggal, Pelaku Mau Ambil Rp 1,8 Juta tapi Tak Jadi

Megapolitan
Pengamat Sebut Guru Intoleran di SMA Jaktim Kurang Kompeten dan Tak Tahan Kritik

Pengamat Sebut Guru Intoleran di SMA Jaktim Kurang Kompeten dan Tak Tahan Kritik

Megapolitan
Pasutri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Saat Beraksi di Pondok Aren

Pasutri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Saat Beraksi di Pondok Aren

Megapolitan
Anies: Libur Panjang Memang Menggoda, tapi Covid-19 Masih di Sekitar Kita...

Anies: Libur Panjang Memang Menggoda, tapi Covid-19 Masih di Sekitar Kita...

Megapolitan
Hari Pertama Operasi Zebra 2020 di Jakarta, 3.577 Pelanggar Ditilang

Hari Pertama Operasi Zebra 2020 di Jakarta, 3.577 Pelanggar Ditilang

Megapolitan
Banjir di Perumahan Kota Bekasi Surut Pagi Ini, Warga Mulai Bersih-bersih

Banjir di Perumahan Kota Bekasi Surut Pagi Ini, Warga Mulai Bersih-bersih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X