Maskapai Dilarang Jual Makanan dan Minum Selama Penerbangan di Masa Pandemi Covid-19

Kompas.com - 12/06/2020, 16:45 WIB
Ilustrasi Penerbangan Bisnis Ilustrasi Penerbangan Bisnis

TANGERANG, KOMPAS.com - Awak kabin penerbangan komersial harus menyajikan makanan dan minuman secara ringkas dan efisien dengan menggunakan kotak atau tempat yang simpel dan tetap higienis selama penerbangan.

"Penyajian makanan dan minuman oleh awak pesawat dilakukan dengan menghindari kontak fisik dengan penumpang," bunyi Surat Edaran Kementerian Perhubungan Dirjen Perubungan Udara Nomor 13 Tahun 2020 yang dikeluarkan 8 Juni 2020.

Awak pesawat atau penyelenggara angkutan udara juga harus mengingatkan penumpang yang akan menikmati makanan untuk membersihkan tangan terlebih dahulu dan menyediakan tisu basah atau hand sanitizer.

Baca juga: Penerbangan Kargo Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Aturan tersebut tidak hanya berlaku bagi maskapai full service.

Untuk penerbangan standar minimum, maskapai hanya diperbolekan menyajikan makanan dan minuman bagi penumpang yang sudah memesan terlebih dahulu.

"Tidak diperbolehkan melakukan penjualan makanan dan minuman selama penerbangan," tulis edaran tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumitnya Memindahkan Tugu Jam Thamrin demi Pembangunan MRT Fase 2

Rumitnya Memindahkan Tugu Jam Thamrin demi Pembangunan MRT Fase 2

Megapolitan
IDAI: Risiko Anak Terpapar Covid-19 Sama Besar dengan Dewasa

IDAI: Risiko Anak Terpapar Covid-19 Sama Besar dengan Dewasa

Megapolitan
Hari Ini Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Khusus Pemilik KTP Kota Tangerang hingga Digelar Door to Door

Hari Ini Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Khusus Pemilik KTP Kota Tangerang hingga Digelar Door to Door

Megapolitan
PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Barat

PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Barat

Megapolitan
PPDB SMA di Kota Tangerang Digelar Hari ini, Berikut Persyaratan hingga Lokasi Sekolahnya

PPDB SMA di Kota Tangerang Digelar Hari ini, Berikut Persyaratan hingga Lokasi Sekolahnya

Megapolitan
 PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Timur

PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Timur

Megapolitan
PPDB SMA di Tangsel Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal hingga Syarat Pendaftarannya

PPDB SMA di Tangsel Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal hingga Syarat Pendaftarannya

Megapolitan
Ini Daftar Sekolah Swasta yang Ikut Program PPDB Bersama DKI Jakarta 2021

Ini Daftar Sekolah Swasta yang Ikut Program PPDB Bersama DKI Jakarta 2021

Megapolitan
Hari Ini Pendaftaran PPDB Bersama Jalur Afirmasi untuk SMA Swasta, Berikut Informasinya

Hari Ini Pendaftaran PPDB Bersama Jalur Afirmasi untuk SMA Swasta, Berikut Informasinya

Megapolitan
PPDB Jalur Zonasi Dibuka, Ini Pembagian Zonasi SD di Seluruh Jakarta

PPDB Jalur Zonasi Dibuka, Ini Pembagian Zonasi SD di Seluruh Jakarta

Megapolitan
Tangsel Belum Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Berusia 18 Tahun ke Atas

Tangsel Belum Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
UPDATE 20 Juni: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Terjadi di Jakarta Timur

UPDATE 20 Juni: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Terjadi di Jakarta Timur

Megapolitan
 PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD Dimulai Hari Ini, Berikut Zonasi Sekolah, Jadwal, hingga Cara Daftar

PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD Dimulai Hari Ini, Berikut Zonasi Sekolah, Jadwal, hingga Cara Daftar

Megapolitan
UPDATE 20 Juni: 653 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Rekor Baru Selama Pandemi

UPDATE 20 Juni: 653 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Rekor Baru Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.738 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.738 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X