Tak Hanya Pasar, Terminal Pasar Minggu Juga Tutup 3 Hari Setelah Ada Pedagang Positif Covid-19

Kompas.com - 19/06/2020, 19:11 WIB
Terminal Pasar Minggu KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARTerminal Pasar Minggu
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Pasar Minggu, Arief Wibowo, mengatakan setelah ada tiga pedagang dinyatakan positif Covid-19, seluruh kawasan Pasar Minggu akan ditutup.

Bukan hanya pasar saja, melainkan semua tempat aktivitas ekonomi dari pedagang kaki lima termasuk Terminal Pasar Minggu.

Penutupan akan dilakukan selama tiga hari.

"Jadi kita tutupnya satu kawasan. Ada pasar, terminal, login (jalur masuk pasar) dan (area) pedagang kaki lima," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: 3 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Minggu Ditutup 3 Hari Mulai Besok

Untuk penutupan terminal, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sudinhub guna mengatasi aktivitas di terminal. Nantinya, kendaraan umum yang mau mengangkut penumpang disediakan tempat lain oleh petugas.

"Sudah diantisipasi. Jika kendaraan mau antar penumpang enggak perlu masuk ke terminal nanti ada jalur beberapa ada yang ke kiri ada yang ke kanan. Jadi nanti melintas saja tidak ada yang masuk ke terminal," ucap Arief.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seluruh lokasi tersebut akan ditutup selama tiga hari hingga hari Senin (22/6/2020).

Baca juga: Tes Swab Pedagang, Petugas Puskemas Datangi Kios-kios di Pasar Baru

Jika ada yang tetap beroperasi selama penutupan, petugas akan memberikan teguran hingga penindakan.

Kejadian ini menambah daftar panjang pasar di Jakarta Selatan yang ditutup lantaran pedagangnya terkena Covid-19. Sebelumnya, Pasar Kebayoran Lama sempat ditutup selama tiga hari lantaran 14 pedagangnya terkena Covid-19.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' di TikTok hingga Jawaban Polisi

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" di TikTok hingga Jawaban Polisi

Megapolitan
Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Megapolitan
Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.