Polisi: Ridho Ilahi Akui Miliki Sabu

Kompas.com - 29/06/2020, 23:07 WIB
 Artis FTV Ridho Ilahi (34) ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Jakarta, Senin (29/6/2020). ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat Artis FTV Ridho Ilahi (34) ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Jakarta, Senin (29/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis FTV Ridho Ilahi mengakui sabu yang ditemukan di kediamannya saat digeledah anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, adalah miliknya.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, ternyata yang bersangkutan juga mengakui sabu tersebut memang miliknya," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ronaldo Maradona Siregar di Jakarta, Senin (29/6/2020), seperti dikutip Antara.

Ronaldo belum menyebutkan rincian mengenai jumlah sabu yang diamankan di kediaman Ridho di Cibubur, Jakarta Timur.

Baca juga: Artis Ridho Illahi Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Hal itu karena kasus tersebut masih dikembangkan untuk memburu pemasok sabu Ridho.

Ridho Ilahi diamankan bersama seorang wanita berinisial NT dan seorang pria berinisial S, yang merupakan sopirnya.

Namun, Ronaldo enggan membeberkan perihal wanita tersebut terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

"Saya 'no comment'. Itu masih dalam pemeriksaan kami. Jadi masih kami dalami peran dari dua orang lain yang ditangkap atau yang kami amankan," kata Ronaldo.

Sementara itu, Polisi tengah memburu seorang pemasok narkoba jenis sabu kepada Ridho Ilahi.

"Memang betul ada satu orang lagi yang menjadi pemasok, karena kami melakukan pendalaman itu dari mana barang bukti atau barang haram itu didapat. Sudah ada perintah penangkapan terhadap pemasok itu," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie S Latuheru.

"Kami akan terus menyusuri dari mana orang ini mendapatkan barangnya dan apakah mungkin masih melibatkan publik figur yang lain. Mudah-mudahan bisa kami ungkap," tambah Audie.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Megapolitan
Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Megapolitan
Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Megapolitan
Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Megapolitan
Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Megapolitan
Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X