9.560 Wisatawan Berkunjung ke Kepulauan Seribu Sejak PSBB Dilonggarkan

Kompas.com - 02/07/2020, 07:52 WIB
ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta Shutterstock/Sonny FahmiharkyILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 9.560 wisatawan telah berlibur ke tempat-tempat wisata di Kepulauan Seribu sejak pembatasan sosial berskala besar (PSPB) di Jakarta dilonggarkan.

Tempat-tempat wisata di Kepualaun Seribu mulai dibuka kembali pada 13 Juni 2020. Jumlah wisatawan sebanyak 9.560 itu tersebut terhitung sejak tanggal 13 Juni itu hingga 30 Juni 2020.

"Wisata Kepuauan Seribu sudah dibuka, mulai dibuka tanggal 13 Juni 2020 dan setiap minggu terjadi peningkatan jumlah wisatawan ke Pulau Seribu," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Puji Astuti, Rabu (1/7/2020).

"Dari mulai dibuka sampai tanggal 30 Juni 2020 kunjungan wisatawan mencapai 9.560 orang," ujar Puji.

Baca juga: Kepulauan Seribu Dikunjungi 2.123 Wisatawan Saat PSBB Transisi Ini

Dia mengatakan, para wisatawan yang berlibur harus menjalani protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan jaga jarak.

"Secara umum sudah dibuatkan aturan terkait protokol kesehatan di antaranya wajib pakai masker, sering cuci tangan di tempat yang sudab disiapkan. Wisatawan yang akan menyeberang dan naik kapal dari pelabuhan mengikuti protokol Dishub," kata puji

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk tempat penginapan atau homestay juga sudah disiapkan protokol kesehatan di antaranya menyiapkan tempat cuci tangan, menyiapkan buku tamu, membuat tanda jaga jarak, dan mengatur kapasitas kamar 50 persen," lanjut Puji.

Pembukaan kembali tempat-tempat wisata di Kepulauan Seribu berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 131 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Sektor Usaha Pariwisata Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa: Rizieq Shihab Terlalu Banyak Keluh Kesah, Hampir Tak Ada Hubungan dengan Perkara

Jaksa: Rizieq Shihab Terlalu Banyak Keluh Kesah, Hampir Tak Ada Hubungan dengan Perkara

Megapolitan
Diperiksa Terkait Kasus Narkoba, Anji: Saya Diperlakukan dengan Baik

Diperiksa Terkait Kasus Narkoba, Anji: Saya Diperlakukan dengan Baik

Megapolitan
Tanggapi Pleidoi, Jaksa Sebut Rizieq Shihab Mudah Sekali Hujat Orang Lain

Tanggapi Pleidoi, Jaksa Sebut Rizieq Shihab Mudah Sekali Hujat Orang Lain

Megapolitan
Tepergok Curi Motor Milik Polisi di Pancoran, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Tepergok Curi Motor Milik Polisi di Pancoran, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Megapolitan
Proyek Rumah Mewah di Menteng Dua Kali Disegel karena Langgar IMB

Proyek Rumah Mewah di Menteng Dua Kali Disegel karena Langgar IMB

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, PPDB di SDN 03 Tanah Tinggi Kota Tangerang Sepi Pendaftar

Hari Pertama Dibuka, PPDB di SDN 03 Tanah Tinggi Kota Tangerang Sepi Pendaftar

Megapolitan
Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Anji Disebut Kooperatif

Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Anji Disebut Kooperatif

Megapolitan
Anji Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Mapolres Jakarta Barat

Anji Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Mapolres Jakarta Barat

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Tembus 5.000 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Ombudsman: Ketidakmampuan Provider Jadi Kendala dalam PPDB DKI Jakarta 2021

Ombudsman: Ketidakmampuan Provider Jadi Kendala dalam PPDB DKI Jakarta 2021

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Tergantung di Gardu Listrik Kebayoran Lama

Mayat Pria Tanpa Identitas Tergantung di Gardu Listrik Kebayoran Lama

Megapolitan
Penyelundupan Harley dan Brompton, Eks Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Divonis Senin Ini

Penyelundupan Harley dan Brompton, Eks Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Divonis Senin Ini

Megapolitan
Anies: Kita Sedang Berhadapan Varian Baru Covid-19 yang Efek Sebarnya Lebih Luas

Anies: Kita Sedang Berhadapan Varian Baru Covid-19 yang Efek Sebarnya Lebih Luas

Megapolitan
Covid-19 Jakarta Melonjak, Anies Minta Perkantoran Perketat WFH 50 Persen

Covid-19 Jakarta Melonjak, Anies Minta Perkantoran Perketat WFH 50 Persen

Megapolitan
RPTRA di Jakpus Jadi Lokasi Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas

RPTRA di Jakpus Jadi Lokasi Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X