Pedagang Belum Tahu Pasar Cipete Selatan Boleh Beroperasi Normal

Kompas.com - 02/07/2020, 14:03 WIB
Suasana lorong di Pasar Cipete Selatan, Jakarta, Kamis (2/7/2020). KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSuasana lorong di Pasar Cipete Selatan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di Pasar Cipete Selatan, Jakarta Selatan mengaku belum mengetahui kebijakan pengembalian jam operasional pasar seperti sedia kala dan dihapusnya sistem ganjil genap.

Pengelola pasar disebut belum memberikan sosialisasi terkait kebijakan terbaru dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Hari ini belum tahu tutup seperti biasa. Kalau biasanya (di waktu norma) tutup jam 5. Pas corona (pandemi Covid-19) jam 2 tutup,” ujar Ajis, seorang pedagang di Pasar Cipete Selatan saat ditemui Kompas.com, Kamis (2/7/2020).

Ia mengaku hanya mengetahui perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga 15 Juni 2020. Ajis menyebutkan, biasanya kebijakan operasional pasar mengikuti aturan PSBB.

Baca juga: PD Pasar Jaya Telah Periksa 7.202 Orang Warga Pasar Terkait Covid-19

Sementara Ilham, pedagang lainnya di Pasar Cipete Selatan, juga mengatakan hal yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau pasar tutup jam normal, saya malah tahu dari Mas. Tahunya ya tutup jam 2. Kepala pasar belum kasih tahu,” kata Ilham kepada Kompas.com.

Pantauan Kompas.com, kios-kios di Pasar Cipete Selatan masih berjualan tanpa sistem ganjil genap. Beberapa kios bahkan tutup lebih cepat sebelum pukul 14.00 WIB.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk mengembalikan jam operasional seluruh pasar di Jakarta pada kondisi normal. Kebijakan ini mulai berlaku Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Anies Baswedan Kerahkan 5.500 ASN Awasi Pasar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pengembalian operasional yang dimaksud adalah memperpanjang jam buka pasar dan menghapus sistem operasional ganjil genap.

“Jam operasi panjang untuk menyebar kedatangan orang,” kata Anies melalui siaran langsung akun YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/7/2020).

Namun, untuk mengurangi kerumunan di dalam pasar, jumlah pengunjung pasar akan dibatasi.

Hanya 50 persen warga yang boleh berbelanja dalam satu waktu di pasar.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Panggil Jerinx Senin Ini, Diperiksa Terkait Laporan Adam Deni

Polda Metro Panggil Jerinx Senin Ini, Diperiksa Terkait Laporan Adam Deni

Megapolitan
Daftar 52 RT Zona Merah di Jakarta Timur

Daftar 52 RT Zona Merah di Jakarta Timur

Megapolitan
Berikut Jadwal Vaksinasi Covid-19 Keliling di Jakarta Hari ini, Senin 26 Juli

Berikut Jadwal Vaksinasi Covid-19 Keliling di Jakarta Hari ini, Senin 26 Juli

Megapolitan
Tanda Tanya Bendera Putih di Pasar Tanah Abang Bentuk Protes PPKM, Siapa Pelakunya?

Tanda Tanya Bendera Putih di Pasar Tanah Abang Bentuk Protes PPKM, Siapa Pelakunya?

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap 24 Jam di Kota Bogor Berlanjut di Hari Kerja

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap 24 Jam di Kota Bogor Berlanjut di Hari Kerja

Megapolitan
Pepanjangan PPKM Level 4, Penyekatan di Jakarta Masih Diberlakukan hingga 2 Agustus

Pepanjangan PPKM Level 4, Penyekatan di Jakarta Masih Diberlakukan hingga 2 Agustus

Megapolitan
Depok Buka Rekrutmen Tenaga Administrasi dan Nakes untuk Optimalkan 3T, Ini Syaratnya

Depok Buka Rekrutmen Tenaga Administrasi dan Nakes untuk Optimalkan 3T, Ini Syaratnya

Megapolitan
PPKM Level 4 di Jabodetabek Diperpanjang, Ini Aturan-aturan yang Berubah

PPKM Level 4 di Jabodetabek Diperpanjang, Ini Aturan-aturan yang Berubah

Megapolitan
Pos Penyekatan Kalimalang Jaktim, Petugas Bagi 3 Lajur Pemeriksaan

Pos Penyekatan Kalimalang Jaktim, Petugas Bagi 3 Lajur Pemeriksaan

Megapolitan
Anies: Tujuh Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 di Jakarta

Anies: Tujuh Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA: 13 Orang Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA: 13 Orang Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Megapolitan
Progres Vaksinasi Covid-19 di Depok: Pelayan Publik Sudah 175 Persen, Lansia Baru 25 Persen

Progres Vaksinasi Covid-19 di Depok: Pelayan Publik Sudah 175 Persen, Lansia Baru 25 Persen

Megapolitan
Catat, Berikut Lokasi Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kebon Jeruk 26-27 Juli

Catat, Berikut Lokasi Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kebon Jeruk 26-27 Juli

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Depok Periode Juli

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Depok Periode Juli

Megapolitan
UPDATE 25 Juli 2021: Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Mulai Menurun

UPDATE 25 Juli 2021: Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Mulai Menurun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X