UPDATE 9 Juli: Bertambah 7, Covid-19 di Kota Tangerang 514 Kasus

Kompas.com - 09/07/2020, 22:50 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

TANGERANG, KOMPAS.com - Sempat nihil kasus pada Rabu (8/7/2020) kemarin, Covid-19 di Kota Tangerang hari ini, Kamis (9/7/2020), kembali bertambah dengan tujuh kasus baru.

Adanya tambahan tujuh kasus tersebut, kini kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Kota Tangerang berjumlah 514 kasus.

Adapun dari 514 kasus, tercatat 403 pasien dinyatakan sudah sembuh, atau bertambah tujuh pasien sembuh dari hari sebelumnya.

Untuk pasien meninggal masih sama, yakni 33 pasien, begitu juga pasien dalam perawatan yang tetap di angka 78 pasien.

Baca juga: UPDATE 9 Juli: Bertambah 2, Total 429 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang Selatan

Meski kasus terus bertambah, Gubernur Banten Wahidin Halim mengklaim Provinsi Banten sudah keluar dari zona merah.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional pada Rabu kemarin menyatakan wilayah Provinsi Banten telah memasuki zona kuning atau kasus per hari terletak pada kisaran 101-500 kasus.

Akan tetapi, Wahidin Halim meminta masyarakat agar tetap di rumah sambil berharap penularan Covid-19 di Provinsi Banten bisa di angka nol.

"Saya ingin hingga ke titik nol, sampai titik yang aman hingga tidak ada lagi penularan", ujar Wahidin Halim dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

Megapolitan
Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X