KILAS METRO

Bantu UMKM Terdampak Covid-19, Pemprov DKI Gandeng Dompet Dhuafa

Kompas.com - 15/07/2020, 11:21 WIB
Bantu UMKM survive di tengah pandemi, Dompet Dhuafa tanda tangani kerja sama Kolaborasi Sosial Berskala Besar Bidang UMKM bersama Pemprov DKI dan dua perusahaan fintech, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/7/2020). DOK. Dompet DhuafaBantu UMKM survive di tengah pandemi, Dompet Dhuafa tanda tangani kerja sama Kolaborasi Sosial Berskala Besar Bidang UMKM bersama Pemprov DKI dan dua perusahaan fintech, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/7/2020).

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, berusaha membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) yang saat ini terdampak Covid-19.

“20 tahun yang lalu, UMKM menjadi penyelamat. Kali ini UMKM yang paling terdampak. Itulah yang harus kami topang. Harapannya, kami bisa memfasilitasi atau mendukungnya,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan dua perusahaan fintech yaitu PT Alami Fintek Sharia dan PT Lunaria Annua Teknologi, serta sembilan lembaga kemanusiaan, salah satunya Dompet Dhuafa.

Kerja sama tersebut resmi berlangsung setelah penandatanganan, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: 3 Tantangan Utama yang Dihadapi UMKM Selama Pandemi Covid-19

Rencananya, kerja sama bertajuk Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Bidang UMKM tersebut, akan mempertemukan kolaborator fintech lending dengan para pelaku UMKM, untuk memberi dukungan berupa pelatihan, pinjaman modal, dan sarana prasarana selama 1 tahun.

KSBB sendiri akan meliputi bidang pangan, UMKM, penataan RW kumuh, dan bidang lainnya yang menjadi program KSBB Pihak Kesatu.

Tak hanya UMKM saja, keluarga per-RW yang kurang mampu, panti asuhan, pesantren, panti jompo, petugas medis dan keluarga, petugas pemakaman dan warga, panti sosial lainnya, tenaga kerja terdampak, serta pihak yang memerlukan, juga akan menjadi penerima manfaat.

“Karena penularan Covid-19 disebabkan interaksi, akhirnya diberlakukan pembatasan. Namun karena interaksi paling banyak berada di ranah ekonomi, kesejahteraan menjadi terganggu,” kata Anies.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Jadi Momentum Dompet Dhuafa untuk Berinovasi

Direktur Dakwah, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji mengatakan, kerja sama tersebut merupakan salah satu ikhtiar Dompet Dhuafa dalam membantu masyarakat Jakarta, sekaligus menjadi upaya membangun kepedulian dan transparansi pengelolaan bantuan yang masuk.

Ahmad pun menyatakan, untuk mendukung kerja sama tersebut, pihaknya akan menggencarkan program-program unggulan pemberdayaan masyarakat.

“Dompet Dhuafa memiliki banyak program unggulan, antara lain pengadaan rumah sakit, program rapid test, program sembako, ketahanan pangan keluarga, dan masih banyak lagi,” kata Ahmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Megapolitan
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Megapolitan
Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Megapolitan
Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Megapolitan
Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Megapolitan
Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X