Jusuf Kalla Minta Pengurus Masjid Serukan Protokol Kesehatan Covid-19 Setiap Shalat Lima Waktu

Kompas.com - 20/07/2020, 15:03 WIB
(kiri ke kanan) Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, bersama anggota BPKH Bidang SDM dan Kemaslahatan Ahmad Hidayat, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, di komplek gedung Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (20/7/2020) KOMPAS.com/Tria Sutrisna(kiri ke kanan) Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, bersama anggota BPKH Bidang SDM dan Kemaslahatan Ahmad Hidayat, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, di komplek gedung Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (20/7/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menginstruksikan seluruh pengurus masjid untuk menyerukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 setiap pelaksanaan shalat lima waktu.

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla menjelaskan bahwa langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat, terutama para jamaah di masjid tersebut.

"Pokoknya instruksi (memberikan) seruan (protokol kesehatan) dari masjid. Kita sudah putuskan, semua masjid harus melaksanakan itu demi keselamatan jamaah," ujarnya saat ditemui usai berkunjung ke Masjid I'tishom di komplek gedung Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Ketua DMI: Masjid Harus Memakmurkan Masyarakat

Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 dan 2014-2019 itu mengatakan, seruan protokol kesehatan harus dilakukan oleh setiap para pengurus masjid dengan pengeras suara sebelum atau sesudah shalat.

Seperti pada pagi hari, saat pelaksanaan shalat subuh, siang hari ketika dzuhur dan ashar, dan juga malam hari ketika shalat magrib dan isya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya misalnya habis shalat itu diumumkan lewat speaker toanya masjid. Tentang perlunya protokol kesehatan itu. Masyarakat Jangan lupa pakai masker, jangan lupa cuci tangan, jangan lupa jaga jarak. Itu saja, pakai kata-kata yang baik," ungkapnya.

Baca juga: Physical Distancing Berdampak pada Penurunan Daya Tampung Masjid, Ini Usul DMI

Jusuf Kalla berpandangan bahwa seruan akan pentingnya protokol kesehatan secara intensif ini dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Termasuk mencegah masjid menjadi tempat penyebaran Covid-19, karena rumah ibadah menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat dan berpotensi terjadi penularan virus corona.

"Harus dilaksanakan. Demi keselamatan jamaahnya," ungkapnya.

"Saya mau seluruhnya masjid di Banten, di Jawa-Bali, seluruh Indonesia seperti itu. Dan insyaallah akan disiplin," kata Jusuf Kalla.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Megapolitan
59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Tambah 3 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 41 Pasien Dirawat

UPDATE 21 Oktober: Tambah 3 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 41 Pasien Dirawat

Megapolitan
Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang Nanti

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pencuri Motor Diseret dan Diamuk Massa | Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

[POPULER JABODETABEK] Pencuri Motor Diseret dan Diamuk Massa | Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.