Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertarungan Keluarga Elite Politik di Pilkada Tangsel, dari Keponakan Prabowo hingga Klan Ratu Atut

Kompas.com - 23/07/2020, 12:07 WIB
Nursita Sari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai-partai politik mulai mengumumkan calon-calon yang akan diusung pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

PDI-P sejak awal mengusung Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel Muhamad sebagai calon wali kota.

PDI-P kemudian memberikan rekomendasi kepada politisi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) sebagai calon wakil wali kota.

Surat rekomendasi DPP PDI-P untuk Muhamad dan Sara maju Pilkada Tangsel diterbitkan pada 30 Juni 2020.

Baca juga: Saat PDI-P dan Gerindra Duet Dukung Muhamad-Sara pada Pilkada Tangsel

Kemudian, Gerindra menyerahkan surat rekomendasi serupa untuk Muhamad dan Sara pada Senin (20/7/2020) lalu.

Surat rekomendasi diserahkan langsung oleh Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

PDI-P dan Gerindra sepakat berkoalisi mengusung Muhamad-Sara pada Pilkada Tangsel.

Baca juga: Muhamad-Sara Djojohadikusumo, Duet Birokrat-Politisi pada Pilkada Tangsel 2020

Sementara itu, DPP Partai Golkar juga telah menerbitkan surat keputusan (SK) untuk mengusung pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan pada Pilkada Tangsel.

Benyamin adalah wakil wali kota Tangsel saat ini, sedangkan Pilar merupakan kader internal Golkar.

Benyamin-Pilar menerima SK pengusungan mereka dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada 12 Juli lalu.

Golkar diketahui bisa mengusung calon pada Pilkada Tangsel tanpa berkoalisi karena memiliki 10 kursi di DPRD.

Baca juga: Benyamin Davnie-Pilar Saga, Duet Petahana dan Keponakan Ratu Atut pada Pilkada Tangsel

Teranyar, Partai Demokrat menyatakan resmi mengusung pasangan Siti Nur Azizah dan Ruhama Ben untuk maju pada Pilkada Tangsel.

Azizah adalah kader Demokrat, sedangkan Ruhama merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono telah menyerahkan SK rekomendasi untuk Azizah-Ruhama pada Rabu (22/7/2020) kemarin.

Baca juga: Terbitkan Rekomendasi, Demokrat Resmi Dukung Azizah Maruf-Ruhama Ben di Pilkada Tangsel

Demokrat dikabarkan akan berkoalisi dengan PKS untuk mengusung Azizah-Ruhama. PKS disebut akan menerbitkan SK serupa dalam waktu dekat.

Pertarungan keluarga elite politik

Dengan munculnya nama-nama bakal calon wali kota dan wakil wali kota tersebut, Pilkada Tangsel pada Desember mendatang akan menjadi ajang pertarungan keluarga elite politik.

Sara yang diusung PDI-P dan Gerindra menjadi calon wakil wali kota merupakan keponakan Prabowo Subianto.

Baca juga: Sara Djojohadikusumo Berhadapan Azizah Maruf Amin di Pilkada, Siapa Berpeluang?

Sementara itu, Azizah yang diusung menjadi calon wali kota oleh Demokrat tak lain adalah putri Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

Terakhir, Pilar Saga yang diusung Golkar menjadi calon wakil wali kota merupakan keponakan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Rahayu Saraswati, keponakan Prabowo

Politisi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.istimewa Politisi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara merupakan kader Gerindra sekaligus keponakan Prabowo.

Sara merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 yang duduk di Komisi VIII.

Ia menjadi legislator setelah memperoleh 47.542 suara pada Pileg 2014.

Ketika itu, Sara maju menjadi caleg di dapil Jawa Tengah IV yang meliputi Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sragen.

Baca juga: Rahayu Saraswati Mengaku Siap jika Jadi Wakil Wali Kota Tangsel

Pada kontestasi Pileg 2019, Sara kembali maju sebagai caleg DPR RI.

Sara maju sebagai caleg di dapil Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Saat berkampanye sebagai caleg, Sara turut mengampanyekan pamannya sebagai calon presiden yang berpasangan dengan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Ia juga menjadi salah seorang juru bicara di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Baca juga: Keponakan Prabowo Siapkan Strategi Ini untuk Menang di Pilkada Tangsel

Pada Pileg 2019, perempuan kelahiran Jakarta, 27 Januari 1986, itu meraup 79.801 suara.

Perolehan suara tersebut tak bisa mengantarkannya ke parlemen.

Di dunia politik, Sara juga sempat ramai diperbincangkan dan disebut-sebut bakal mengisi kursi wakil gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno.

Namun, Gerindra pada akhirnya memutuskan Ahmad Riza Patria yang menjadi calon wakil gubernur DKI dari partainya untuk bertarung dengan cawagub dari PKS, Nurmansjah Lubis.

Siti Nur Azizah, putri Ma'ruf Amin

Putri Wakil Presiden RI Maruf Amin, Siti Nur Azizah mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Tangsel yang berada di Jalan Raya Parakan, Pamulang, Tangsel, Selasa (22/10/2019).KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMI Putri Wakil Presiden RI Maruf Amin, Siti Nur Azizah mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Tangsel yang berada di Jalan Raya Parakan, Pamulang, Tangsel, Selasa (22/10/2019).

Siti Nur Azizah adalah putri keempat pasangan Wapres Ma'ruf Amin dan Siti Churiyyah.

Perempuan kelahiran Jakarta, 5 September 1972, itu berpengalaman sebagai aparatur sipil negara.

Azizah merupakan ASN di Kementerian Agama RI pada 2004-2019.

Baca juga: PKS Tangsel Tunggu Surat Rekomendasi Pilkada dari DPP untuk Azizah-Ruhama Ben

Selama menjadi ASN Kemenag, Azizah pernah menjabat sebagai kepala seksi (kasi) registrasi dan sertifikasi produk halal di Ditjen Bimas Islam, kasi pembinaan pra-pernikahan Sub-Direktorat Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam.

Kemudian, kasi keluarga sakinah Sub Direktorat Keluarga Sakinah dan Pemberdayaan KUA Ditjen Bimas Islam, kasi pembinaan manajemen masjid Sub-Direktorat Pembinaan Masjid Ditjen Bimas.

Terakhir, Azizah menjabat sebagai kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Ditjen Bimas Islam.

Baca juga: Dukung Azizah-Ruhama Ben, Demokrat Cari Partai Lain untuk Koalisi di Pilkada Tangsel

Pada 1 November 2019, Azizah mengundurkan diri sebagai ASN Kemenag karena berniat maju pada Pilkada Tangsel.

Selain ASN, doktor di bidang hukum itu juga mengajar di STAI Salahudin Al Ayubi Jakarta Utara sejak 1995 sampai sekarang.

Pilar Saga Ichsan, klan Ratu Atut

Pilar SagaDOK.PRIBADI/INSTAGRAM Pilar Saga

Pilar Saga adalah kader Golkar. Ia merupakan anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Ratu Tatu adalah adik Ratu Atut Chosiyah dan kakak ipar Wali Kota Tangsel saat ini, Airin Rachmi Diany.

Dengan demikian, Pilar tak lain keponakan Ratu Atut dan Airin.

Pria kelahiran Bandung, 14 Mei 1991, itu adalah seorang seorang usahawan sekaligus arsitek.

Baca juga: Disandingkan dengan Pilar Saga Ichsan Hadapi Pilkada Tangsel, Benyamin: Cakep Banget

Pada Februari lalu, pasangan Pilar, bakal calon wali kota Benyamin Davnie, pernah menyatakan dirinya dan Pilar akan menjadi pasangan yang tepat untuk memajukan Tangsel dengan pengalaman masing-masing.

"Ini adalah kolaborasi yang cakep banget. Satu birokrat pengalaman dan yang satu lagi profesional," kata Benyamin, 4 Februari 2020.

"Satu tua, satu muda, Pengalaman energik. Ini kolaborasi luar biasa. (Pilar) pengalaman di politik memang kecil, tapi pengalaman profesionalnya, beliau arsitek, pendidikannya dalam negeri dan luar negeri. Jadi dia nomor dua, saya nomor satu," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penjambret iPhone 15 di Depan Hotel Pullman Ditangkap, Ternyata Sudah Beraksi 12 Kali

Penjambret iPhone 15 di Depan Hotel Pullman Ditangkap, Ternyata Sudah Beraksi 12 Kali

Megapolitan
Gembok Rumah Warga Terpaksa Dibobol Damkar Saat Padamkan Kebakaran Pasar Poncol Senen

Gembok Rumah Warga Terpaksa Dibobol Damkar Saat Padamkan Kebakaran Pasar Poncol Senen

Megapolitan
Relakan Dagangan Basah, Nanang Bersyukur Kiosnya di Pasar Poncol Tak Ikut Terbakar

Relakan Dagangan Basah, Nanang Bersyukur Kiosnya di Pasar Poncol Tak Ikut Terbakar

Megapolitan
Langkah PDI-P Untuk Pilkada 2024 di DKI dan Sumut Dinilai Tak Ringan

Langkah PDI-P Untuk Pilkada 2024 di DKI dan Sumut Dinilai Tak Ringan

Megapolitan
Akhir Pelarian Caleg PKS Asal Aceh yang Terlibat Bisnis Narkoba, Buron sejak Maret 2024

Akhir Pelarian Caleg PKS Asal Aceh yang Terlibat Bisnis Narkoba, Buron sejak Maret 2024

Megapolitan
Runutan Polemik Kampung Susun Bayam yang Dimulai sejak Pembangunan JIS

Runutan Polemik Kampung Susun Bayam yang Dimulai sejak Pembangunan JIS

Megapolitan
FBJ Deklarasikan Dukungan untuk Anies Baswedan Maju Jadi Calon Gubernur Jakarta 2024

FBJ Deklarasikan Dukungan untuk Anies Baswedan Maju Jadi Calon Gubernur Jakarta 2024

Megapolitan
Diperkosa Ayah Tiri, Anak di Kemayoran Diberi Rp 5.000 Sambil Diancam Dicelakai jika Mengadu

Diperkosa Ayah Tiri, Anak di Kemayoran Diberi Rp 5.000 Sambil Diancam Dicelakai jika Mengadu

Megapolitan
Perkosa Anak Disabilitas, Pemilik Warung di Kemayoran Beri Rp 10.000 agar Korban Tutup Mulut

Perkosa Anak Disabilitas, Pemilik Warung di Kemayoran Beri Rp 10.000 agar Korban Tutup Mulut

Megapolitan
3 Kios di Pasar Poncol dan Satu Rumah Warga Terbakar, Diduga akibat Korsleting

3 Kios di Pasar Poncol dan Satu Rumah Warga Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Polisi Tetapkan Eks Staf Kelurahan di Tangsel sebagai Tersangka Pemerkosaan Remaja

Polisi Tetapkan Eks Staf Kelurahan di Tangsel sebagai Tersangka Pemerkosaan Remaja

Megapolitan
Terkait Dorongan ke Pilkada Sumut, Pengamat: Ahok Digunakan PDI-P buat Pusat Pemberitaan

Terkait Dorongan ke Pilkada Sumut, Pengamat: Ahok Digunakan PDI-P buat Pusat Pemberitaan

Megapolitan
Saat DPRD DKI Kritik Penyelenggaraan PPDB, Berujung Permohonan Maaf Disdik

Saat DPRD DKI Kritik Penyelenggaraan PPDB, Berujung Permohonan Maaf Disdik

Megapolitan
Setelah 1,5 Tahun Dilaporkan, Pelaku Pemerkosaan Remaja di Tangsel Akhirnya Ditangkap Polisi

Setelah 1,5 Tahun Dilaporkan, Pelaku Pemerkosaan Remaja di Tangsel Akhirnya Ditangkap Polisi

Megapolitan
Penolakan Revisi UU Penyiaran Menguat, Kebebasan Pers Terancam dan Demokrasi Dikhawatirkan Melemah

Penolakan Revisi UU Penyiaran Menguat, Kebebasan Pers Terancam dan Demokrasi Dikhawatirkan Melemah

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com