7 Fakta Dugaan Penculikan Bocah 3 Tahun, Tersangka Pernah Tinggal Dekat Rumah Korban

Kompas.com - 29/07/2020, 05:41 WIB
Tim gabungan Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan mengamankan dua pelaku yang terdiri P (18) dan ibunya terkait dugaan penculikan PR (3). KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOTim gabungan Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan mengamankan dua pelaku yang terdiri P (18) dan ibunya terkait dugaan penculikan PR (3).

JAKARTA, KOMPAS.com - PR, bocah perempuan 3 tahun, diduga telah menjadi korban penculikan oleh orang yang tak dikenal. Bocah itu dibawa dari daerah Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (27/07/2020) lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi dugaan penculikan tersebut diunggah ke media sosial. Mezoni (35), paman korban, membenarkan informasi itu.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Dugaan Penculikan Bocah 3 Tahun

Korban kini sudah ditemukan polisi. Berikut fakta-fakta seputar dugaan penculikan tersebut.

1. Dibawa dari depan rumah

Mezoni, paman bocah itu, mengatakan sebelum hilang korban bermain di depan rumahnya.

Saat itu pintu depan rumah terbuka. Saat orangtuanya melihat keluar rumah, anak merea sudah tidak ada.

“P dibawa dengan cara digandeng,” kata Mezoni, Senin malam.

2. Cari ke tetangga

Mezoni menambahkan, orangtua PR sempat mendatangi rumah tetangga tempat anaknya biasa bermain, tetapi tak ada.

Para tetangga juga tidak melihat kemana bocah itu pergi. Orangtuanya kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi.

3. Lapor RT/RW dan polisi

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke ketua RT/RW setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono mengatakan, laporan dugaan penculikan diterima Polsek Pesanggrahan sekitar pukul 18.30 WIB.

Tim Polsek Pesanggrahan bersama pihak keluarga mencari korban.

4. PR ditemukan

Polisi akhirnya menemukan bocah yang diduga diculik itu. Tim gabungan Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan membawa korban ke Polres Jakarta Selatan.

Informasi PR ditemukan dikabarkan Budi lewat pesan Whatsapp pada pukul 15.16 WIB.

Terduga pelaku, yaitu P (18) dan ibunya, tiba di Polres Jakarta Selatan Selasa sore kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.

5. Polisi amankan dua tersangka

Tim gabungan Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan mengamankan dua orang terkait dugaan penculikan PR. Dua orang itu ditangkap di rumah mereka di kawasan Munjul, Kabupaten Tangerang, Banten.

Baca juga: Kasus Dugaan Penculikan Bocah 3 Tahun, Polisi Periksa Keterlibatan Ibu Pelaku

"Alhamdulillah hari ini kita telah bisa mengamankan anak yang hilang, kemarin viral atas nama PR,” kata Budi di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa sore.

Budi mengatakan, salah satu terduga pelaku adalah P, perempuan yang terlihat di rekaman CCTV tengah membawa PR.

Satu orang lainnya yang diamankan merupakan ibu dari P.

Penyidik akan memeriksa keduanya untuk mengetahui motif membawa bocah tersebut.

6. Terduga pelaku pernah tinggal di sekitar rumah korban

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku mengenal korban karena pernah tinggal di sekitar rumah korban di daerah Ulujami, Jakarta Selatan.

“Hasil sementara yang bersangkutan (P) memang kenal (PR) karena pernah tinggal di sekitar rumahnya,” ujar Budi.

7. Periksa keterlibatan ibu terduga pelaku

Polres Metro Jakarta Selatan akan memeriksa keterlibatan ibu dari P terkait dugaan penculikan yang dilakukan P terhadap PR.

“Hanya tadi kami amankan dua orang itu adalah ibunya dari pelaku. Nanti kami dalami lagi apakah itu ibunya mengetahui atau tidak, nanti kami lihat hasil pemeriksaan,” kata Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dandim Jaksel Sebutkan Kebanyakan Baliho Rizieq Diturunkan Sendiri oleh Warga

Dandim Jaksel Sebutkan Kebanyakan Baliho Rizieq Diturunkan Sendiri oleh Warga

Megapolitan
Mapolda Metro Dikirimi Puluhan Karangan Bunga Ucapan Dukungan Pencopotan Baliho Rizieq Shihab

Mapolda Metro Dikirimi Puluhan Karangan Bunga Ucapan Dukungan Pencopotan Baliho Rizieq Shihab

Megapolitan
Dandim Jaksel: Sudah Tak Ada Baliho Rizieq Shibab di Jalan Protokol

Dandim Jaksel: Sudah Tak Ada Baliho Rizieq Shibab di Jalan Protokol

Megapolitan
Wagub DKI: Tolak Tes Swab Terancam Denda hingga Rp 7 Juta

Wagub DKI: Tolak Tes Swab Terancam Denda hingga Rp 7 Juta

Megapolitan
FPI Klaim Rizieq Shihab Sudah Tes Swab, Hasilnya Negatif Covid-19

FPI Klaim Rizieq Shihab Sudah Tes Swab, Hasilnya Negatif Covid-19

Megapolitan
KBM Tatap Muka di Bogor Dimulai Januari 2021, Sekolah Harus Dapat Izin Orangtua

KBM Tatap Muka di Bogor Dimulai Januari 2021, Sekolah Harus Dapat Izin Orangtua

Megapolitan
Wagub DKI: Acara Maulid Nabi di Tebet Berbeda, yang Hadir Banyak

Wagub DKI: Acara Maulid Nabi di Tebet Berbeda, yang Hadir Banyak

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua: Jelang Vaksin Malah Ada Info Ini...

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua: Jelang Vaksin Malah Ada Info Ini...

Megapolitan
Pangdam Jaya Ancam Tangkap Orang yang Pasang Lagi Baliho Rizieq Shihab

Pangdam Jaya Ancam Tangkap Orang yang Pasang Lagi Baliho Rizieq Shihab

Megapolitan
Diperiksa Polisi 8 Jam Terkait Acara Rizieq, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan

Diperiksa Polisi 8 Jam Terkait Acara Rizieq, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan

Megapolitan
Pemohon Dana Hibah Pariwisata di Jakarta Capai 1.557 Perusahaan

Pemohon Dana Hibah Pariwisata di Jakarta Capai 1.557 Perusahaan

Megapolitan
Diperiksa 8 Jam soal Acara Rizieq, Wagub DKI: Saya Jawab Pertanyaan sesuai Fakta dan Data

Diperiksa 8 Jam soal Acara Rizieq, Wagub DKI: Saya Jawab Pertanyaan sesuai Fakta dan Data

Megapolitan
Bima Arya Minta Tenaga Pengajar Dites Swab Sebelum KBM Tatap Muka Digelar

Bima Arya Minta Tenaga Pengajar Dites Swab Sebelum KBM Tatap Muka Digelar

Megapolitan
Sterilisasi Tebet, Polda Metro Jaya Kerahkan 2 Water Cannon untuk Semprot Disinfektan

Sterilisasi Tebet, Polda Metro Jaya Kerahkan 2 Water Cannon untuk Semprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh Sebulan Bahas Regulasi KBM Tatap Muka di Sekolah

Pemkot Bekasi Butuh Sebulan Bahas Regulasi KBM Tatap Muka di Sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X