Mengaku Bohong saat Diperiksa, Lucinta Luna Bantah Ekstasi yang Ditemukan Polisi Miliknya

Kompas.com - 29/07/2020, 21:07 WIB
Sidang kasus krpemilikan narkoba Lucinta Luna di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (29/7/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARISidang kasus krpemilikan narkoba Lucinta Luna di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (29/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus narkoba dan psikotropika Lucinta Luna membantah bahwa ekstasi yang diamankan polisi di kediamannya adalah miliknya.

Keterangan itu ia sampaikan dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (29/7/2020).

"(Ekstasi temuan polisi) bukan milik saya," kata Lucinta saat ditanyain Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam dakwaan, Lucinta Luna disebut mendapatkan narkoba berjenis ekstasi dari tempat hiburan malam di kawasan Senopati.

Baca juga: Di Pengadilan, Lucinta Luna Mengaku 3 Kali Pakai Ekstasi

Waktu itu ia sempat mencoba ekstasi tersebut, lalu memuntahkannya kembali dan membuangnya di tempat sampah.

Sementara berdasarkan keterangan Lucinta, ia ke diskotek di Senopati pada tanggal 5 Februari 2020 untuk bertemu teman dan langsung pulang.

Setelah itu, ia terbang ke Bali sampai tanggal 11 Februari. Ketika pulang, ia langsung diciduk polisi dan tiba-tiba ada ekstasi di tong sampah miliknya.

Selain itu, Lucinta juga mengaku berbohong kepada penyidik dalam keterangannya yang tertera di berita acara pemeriksaan (BAP). Di BAP tersebut menyebutkan bahwa Lucinta mengakui ekstasi di tempat sampah itu adalah miliknya.

 Baca juga: Tak Diizinkan Tinggalkan Rutan Pondok Bambu, Lucinta Luna Tidak Jadi Hadir di Persidangan

Ia juga mengaku membohongi JPU ketika kasus itu dilimpahkan oleh Polres Metro Jakarta Barat ke Kejaksaan.

"Iya saya berbohong karena saya takut," ucap Lucinta.

Saat pemeriksaan tersebut, Lucinta mengaku sama sekali tak mendapat ancaman ataupun iming-imingi dari Kepolisian.

Lucinta didakwa atas kepemilikan ekstasi dan tujuh butir Riklona.

Lucinta Luna didakwa dengan pasal berlapis. Pertama didakwa dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Narkotika atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.

Kedua, Lucinta Luna didakwa atas Pasal 60 ayat (3) Undang-undang Psikotropika atau Pasal 62 UU Psikotropika.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Megapolitan
Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Megapolitan
Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Megapolitan
Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Megapolitan
Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Megapolitan
Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Megapolitan
8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Megapolitan
Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Megapolitan
Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Megapolitan
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Megapolitan
Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Megapolitan
Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Megapolitan
Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Megapolitan
Masuk Musim Hujan, Warga Bekasi Diminta Waspada Penyakit DBD

Masuk Musim Hujan, Warga Bekasi Diminta Waspada Penyakit DBD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X