Dewan Pendidikan Kota Bekasi Imbau Warga Berbagi Wifi agar Siswa Bisa Belajar Online

Kompas.com - 05/08/2020, 09:33 WIB
Sejumlah siswa Sekolah Dasar mengikuti pembelajaran daring di Warung Kopi kawasan Pondok Aren Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaSejumlah siswa Sekolah Dasar mengikuti pembelajaran daring di Warung Kopi kawasan Pondok Aren Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2020)

BEKASI, KOMPAS.com - Dewan Pendidikan Kota Bekasi meminta warga saling membantu dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) jarak jauh secara daring (dalam jaringan) atau online selama pandemi Covid-19 ini.

Pasalnya, di lapangan banyak pelajar terkendala kuota internet saat mengikuti KBM jarak jauh.

“Situasi saat ini boleh yang mampu saling berbagi, yang punya wifi silakan beritahu kata sandinya ke tetangganya agar bisa ikut belajar online, sehingga bisa saling tolong menolonglah,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Belajar Online Tak Efektif, Kemendikbud Disarankan Fungsikan Radio

Menurut dia, peran karang taruna di RT dan RW penting dalam membantu proses belajar para siswa belajar secara daring. Dengan begitu, kendala yang kerap dialami pelajar dalam proses belajar bisa dihadapi bersama-sama.

“Ini karang taruna, pengurus RT/RW bisa itu dilihat warganya siapa saja kekurangan kuota internet. Ini harus gotong royong kasih tempat atau wiFi gratis. Jadi jangan sampai ada yang tidak belajar karena tidak ada kuota internet," ujar dia.

Ia akan mendorong Dinas Pendidikan Kota Bekasi mendata siapa saja siswa yang tidak mampu dan kesulitan mengisi kuota internet serta tidak memiliki ponsel pribadi dapat diatasi Pemkot Bekasi.

"Kami lagi minta datanya, memang harus didata siswa-siswa kurang mampu itu agar diinventarisir jangan sampai mereka ini tidak mengikuti belajar online karena tidak ada kuota atau ponsel," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X