Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Kompas.com - 07/08/2020, 21:43 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

TANGERANG, KOMPAS.com - Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, siswa siswi tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Tangerang mulai digerogoti rasa jenuh saat belajar dari rumah.

Jamal mengatakan, rasa bosan yang mendera anak-anak usia sekolah di Kota Tangerang menjadi kendala terbesar dalam proses belajar mengajar di masa Pandemi Covid-19.

"Namanya suasana covid-19 ini ada ya kendalanya, anak-anak dari bulan April tidak sekolah ini sudah mulai jenuh," ujar dia saat dihubungi melalui telepon, Jumat (7/8/2020).

Baca juga: Anak Jenuh Sekolah di Rumah, Orangtua Harus Berbuat Apa?

Rasa jenuh juga dirasakan oleh tenaga pengajar. Jamal menjelaskan, guru-guru banyak yang mengeluhkan proses belajar dari jarak jauh.

Berbeda dengan proses belajar mengajar tatap muka, kata Jamal, guru merindukan suasana tatap muka karena lebih memahami interaksi dengan siswa mereka.

"Ya ada keluhan rasa jenuh, pengen ketemu anak murid yang bisa bertatap muka dan senda gurau. Tapi kalau kedala teknis bisa diatasi oleh guru-guru," tutur Jamal.

Baca juga: Wagub: Covid-19 di Jakarta Meningkat karena Masyarakat Jenuh Lalu Keluar Rumah

Untuk membuat proses belajar mengajar lebih menyenangkan, Jamal menjelaskan Disdik Kota Tangerang menyelipkan pembelajaran wirausaha dan bercocok tanam.

Selain menjadi pembelajaran yang menarik di masa pandemi, kegiatan wirausaha dan bercocok tanam bisa menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak dini untuk siswa-siswa di Kota Tangerang.

"Jadi kita ajarkan cocok tanam untuk SD, SMP kita ajarkan wirausaha," kata dia.

Seperti diketahui, wilayah Kota Tangerang hingga saat ini masih menutup sekolah untuk proses belajar mengajar secara tatap muka.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, untuk sementara jadwal pembukaan tatap muka ditetapkan pada Desember 2020 mendatang sambil melihat kondisi perkembangan Covid-19 di tengah Kota Tangerang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X