Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Kompas.com - 08/08/2020, 19:58 WIB
Warga mengikuti lomba panjat pinang, pukul bantal dan makan donat untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di saluran Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (17/8/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga mengikuti lomba panjat pinang, pukul bantal dan makan donat untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di saluran Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (17/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mengkaji jenis lomba yang diperbolehkan dan yang dilarang pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan, situasi pandemi Covid-19 membuat sejumlah kegiatan harus dilarang.

Menurut dia, aturan tersebut kemungkinan bakal diterbitkan sebelum tanggal 17 Agustus 2020.

"Tentu kami akan kaji jenis lomba apa saja yang boleh dilakukan, mungkin nanti sebelum pelaksanaan 17-an mungkin ada kebijakan yang kami keluarkan," ucap Arifin saat dihubungi, Sabtu (8/8/2020.

Baca juga: Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Kegiatan yang tak diperbolehkan itu, karena mempertimbangkan adanya kerumunan sehingga dikhawatirkan terjadi banyaknya kontak fisik.

Salah satu perlombaan yang mungkin dilarang yakni panjat pinang. Mengingat, perlombaan itu dilakukan berkelompok dan dipastikan terjadi kontak fisik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau panjat pinang agak sulit juga ya. Masker susah kami pasang, orang memanjat beramai-ramai, juga saling bersentuhan," ucap Arifin.

"Jadi sebaiknya, saran saya tidak ada kegiatan yang berkaitan dengan panjat pinang," kata dia.

Baca juga: Sambut HUT RI, Pemerintah Gelar Lomba Bikin Video Berhadiah Rp 1 Miliar

Namun, jika terdapat jenis lomba yang dipandang dari aspek kesehatan minim potensi penularan serta tidak membahayakan, maka lomba tersebut akan diizinkan.

"Tetapi kita akan lihat jenis kegiatan apa. Kalau dilihat dari aspek kesehatan dia tidak membahayakan, tidak akan menyebabkan penularan ya boleh-boleh saja. Bisa boleh, bisa tidak, tergantung jenis kegiatannya," tuturnya.

Arifin menyebutkan Pemprov DKI masih punya waktu untuk mengedukasi masyarakat soal kegiatan perlombaan di hari kemerdekaan.

Baca juga: Catat, Ini 7 Restoran dan Waralaba yang Berikan Promo 17 Agustus



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pamer Foto Penghargaan DKI Jakarta sebagai Provinsi Pelopor Layak Anak

Anies Pamer Foto Penghargaan DKI Jakarta sebagai Provinsi Pelopor Layak Anak

Megapolitan
Sebuah Rumah di Pantai Mutiara Dilanda Kebakaran

Sebuah Rumah di Pantai Mutiara Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Update 30 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 283 Kasus Baru Covid-19

Update 30 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 283 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Tersangka Begal di Bekasi

Polisi Tangkap 4 Tersangka Begal di Bekasi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1.277 Kasus Covid-19 Sehari, Tangsel Catat Angka Penambahan Tertinggi

UPDATE: Tambah 1.277 Kasus Covid-19 Sehari, Tangsel Catat Angka Penambahan Tertinggi

Megapolitan
Warga Jakpus yang Isoman Sendirian di Rumah Diimbau Pindah ke RS

Warga Jakpus yang Isoman Sendirian di Rumah Diimbau Pindah ke RS

Megapolitan
Video Ambulans Diduga Dihalangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Video Ambulans Diduga Dihalangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Megapolitan
Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Megapolitan
Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Megapolitan
Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Megapolitan
Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Megapolitan
Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Megapolitan
Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X