Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Kompas.com - 11/08/2020, 10:14 WIB
Petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Dr Sumarno, Cakung, Jakarta Timur saat diberlakukan rekayasa lalin satu arah pada jam pulang kantor, Senin (10/8/2020). ANTARA/HO-Sudin Perhubungan JaktimPetugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Dr Sumarno, Cakung, Jakarta Timur saat diberlakukan rekayasa lalin satu arah pada jam pulang kantor, Senin (10/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur memberlakukan kebijakan satu arah di Jalan Dr Sumarno, Cakung dari arah Jakarta menuju Bekasi saat jam pulang kantor untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

"Kita berlakukan satu arah pada jam 16.00 hingga 19.00 WIB mulai tanggal 10 Agustus 2020 pada hari Senin sampai Jumat," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Bendard Hutajulu di Jakarta, Selasa (11/8/2020), seperti dikutip Antara.

Menurut Benhard, jumlah kendaraan di Jalan Dr Sumarno relatif tinggi, khususnya pada jam berangkat serta pulang kerja.

Baca juga: BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

"Juga terdapat penyempitan jalan pada jalur masuk Jalan Layang Sentra Primer dari arah barat ke timur (Buaran ke Pulo Gebang)," katanya.

Dampaknya, kata Benhard, kerap terjadi simpul kepadatan kendaraan di lokasi tersebut.

Suku Dinas Perhubungan Administrasi Jakarta Timur telah melakukan rekayasa lalu lintas di Jembatan Layang Sentra Primer.

Bagi pengendara dari arah Bekasi menuju Jakarta dialihkan dari Jalan Raya Pulo Gebang - JI Sentra Timur - JL Cakung Cilincing Timur - Jl Raya Stasiun Cakung - JL Cakung Cilincing Barat - Jl Sentra Primer- JL Dr Sumarno - JL Raya Penggilingan.

"Kami sudah menyediakan rambu rambu lalu lintas sesuai kebutuhan di lapangan agar pengendara dapat menyesuaikan dan mengikuti pengaturan lalu lintas," katanya.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Megapolitan
Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Megapolitan
Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Megapolitan
Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Megapolitan
Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Megapolitan
UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Megapolitan
13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Megapolitan
Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Megapolitan
Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Megapolitan
Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Megapolitan
Layani Pembeli Makan di Tempat, 3 Tempat Makan di Tebet Ditutup Tiga Hari

Layani Pembeli Makan di Tempat, 3 Tempat Makan di Tebet Ditutup Tiga Hari

Megapolitan
Tak Ada Penambahan TPS, Pilkada Tangsel Jadwalkan Jam Datang untuk Pemilih

Tak Ada Penambahan TPS, Pilkada Tangsel Jadwalkan Jam Datang untuk Pemilih

Megapolitan
Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X