PSBB Akan Kembali Diterapkan, Ini Pesan Asosiasi Pedagang Pasar untuk Pemprov DKI

Kompas.com - 11/09/2020, 13:55 WIB
Sejumlah pedagang di Pasar Mardika Ambon tidak lagi mengenakan masker saat beraktifitas di pasar yang telah ditetapkan sebagai lokasi protokol Covid-19 tersebut, Jumat (21/8/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSejumlah pedagang di Pasar Mardika Ambon tidak lagi mengenakan masker saat beraktifitas di pasar yang telah ditetapkan sebagai lokasi protokol Covid-19 tersebut, Jumat (21/8/2020)

JAKARTA,KOMPAS.com - Ikatan Para Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memberikan beberapa catatan kepada Pemprov DKI Jakarta selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kembali diterapkan.

Catatan ini terkait dengan kebutuhan para pedagang pasar agar tetap bisa bertahan hidup selama PSBB.

Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengatakan, pemerintah harus memberikan stimulus kepada para pedagang.

Baca juga: Pengelola Prediksi Kondisi Pusat Perbelanjaan Akan Lebih Terpuruk pada PSBB Total, Mengapa?

 

Hal itu bertujuan agar para pedagang tidak terseok-seok mencari pembeli selama PSBB.

Kedua, pihaknya juga menyarankan agar tidak dibuat sistem zonasi penyebaran Covid-19.

"DPP IKAPPI tidak rekomendasikan adanya zonasi seperti yang dilakukan diawal PSBB beberapa bulan yang lalu karena zonasi itulah justru membuat pedagang semakin sulit dan pendapatan pedagang jauh menurun," kata Reynaldi dalam keterangan persnya, Jumat (11/9/2020).

Selain itu, dia juga mengimbau setiap pemerintah kota untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan berkala di seluruh pasar di Jakarta.

Hal tersebut demi mencegah adanya penularan Covid-19 dan memberikan rasa aman untuk para pembeli.

Tidak hanya kepada pemerintahan provinsi dan pemerintah kota. Reynaldi juga melayangkan masukannya kepada pengelola pasar yakni PD Pasar Jaya.

"Kami mendorong PD Pasar Jaya menyiapkan sekat plastik agar komunikasi yang terjadi antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional bisa dibatasi oleh sekat plastik," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Megapolitan
Cegah Penyalahgunaan Jatah Vaksin, Ombudsman Sarankan Pengintegrasian Data

Cegah Penyalahgunaan Jatah Vaksin, Ombudsman Sarankan Pengintegrasian Data

Megapolitan
Tabrakan Mobil di Jalan Cipete Raya Jaksel, Kendaraan Rusak Berat

Tabrakan Mobil di Jalan Cipete Raya Jaksel, Kendaraan Rusak Berat

Megapolitan
UPDATE 7 Maret: DKI Catat Penambahan 1.834 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 7 Maret: DKI Catat Penambahan 1.834 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Tidak Bisa Disalahkan dalam Kasus Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Dinkes DKI Tidak Bisa Disalahkan dalam Kasus Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Ombudsman Sebut Oknum Penyalahguna Jatah Vaksinasi di Pasar Tanah Abang Manfaatkan Celah Sistem Pendataan

Ombudsman Sebut Oknum Penyalahguna Jatah Vaksinasi di Pasar Tanah Abang Manfaatkan Celah Sistem Pendataan

Megapolitan
Belum Dapat Izin Keramaian, Pesta Pernikahan di Duren Sawit Dibubarkan Aparat Gabungan

Belum Dapat Izin Keramaian, Pesta Pernikahan di Duren Sawit Dibubarkan Aparat Gabungan

Megapolitan
Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

Megapolitan
3 Tempat Usaha di Pulogadung Disanksi Usai Langgar Aturan PPKM

3 Tempat Usaha di Pulogadung Disanksi Usai Langgar Aturan PPKM

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta Berharap Sepeda Jadi Alat Transportasi Masyarakat

Wagub DKI Jakarta Berharap Sepeda Jadi Alat Transportasi Masyarakat

Megapolitan
Polisi Tindak 101 Kendaraan Berknalpot Bising di Sekitar Istana

Polisi Tindak 101 Kendaraan Berknalpot Bising di Sekitar Istana

Megapolitan
Wagub DKI Mengaku Belum Terima Laporan Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang

Wagub DKI Mengaku Belum Terima Laporan Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Pastikan Tak Ada Kadernya yang Hadiri KLB Moeldoko

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Pastikan Tak Ada Kadernya yang Hadiri KLB Moeldoko

Megapolitan
Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Lansia di Jakarta

Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Lansia di Jakarta

Megapolitan
Dukung AHY, DPD Partai Demokrat DKI Gelar Aksi Cap Darah

Dukung AHY, DPD Partai Demokrat DKI Gelar Aksi Cap Darah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X