Kompas.com - 14/09/2020, 14:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warteg yang tersebar di wilayah Tebet dan Kemang terpantau masih menerima pengunjung yang ingin makan di tempat atau dine in.

Camat Tebet Dyan Airlangga mengatakan, kegiatan warteg-warteg melayani makan di tempat diketahui dari giat penerapan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat hari pertama di wilayah Tebet, Senin (14/9/2020).

“Kalau dine in, warteg yang masih taruh kursi masih ada. Namun, sebagian besar (rumah makan, kafe, restoran) sudah mengerti aturan dan dalam tahap penyesuaian,” kata Dyan saat dihubungi.

Baca juga: Aturan untuk Restoran Selama PSBB: Tidak Boleh Dine-In, Pekerja Harus Pakai Sarung Tangan

Menurut Dyan, pihaknya belum memberikan sanksi denda meskipun ada warteg, rumah makan, restoran, atau kafe yang masih menerima pengunjung untuk dine in hari ini.

Pihaknya bersama Satpol PP Tebet, TNI, dan Polri baru melakukan pembubaran dan memberikan sosialisasi terkait PSBB ketat yang dimulai hari ini.

Sementara itu, Camat Mampang Prapatan Djaharuddin mengatakan, warteg-warteg di wilayah Kemang juga masih terpantau menerima pengunjung untuk makan di tempat.

Warteg, lanjutnya, banyak digunakan oleh pekerja-pekerja dari kelas menengah ke bawah.

Baca juga: PSBB Jakarta 14 September, Pengunjung Dilarang Dine-in dan Hanya Boleh Pesan Antar

“Warteg-warteg tetap buka dan makan di tempat. Tapi kalau saya lihat kondisi jalan di dekat perkantoran sudah sepi,” kata Djaharuddin saat dihubungi.

Pihaknya juga masih belum memberikan sanksi kepada rumah makan, kafe, dan restoran yang tetap menerima pengunjung untuk makan di tempat.

Saat ini, kata Djaharuddin, pihaknya masih melakukan sosialisasi terkait peraturan PSBB yang telah ditetapkan kemarin.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena 'Roasting', Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena "Roasting", Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Megapolitan
Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Megapolitan
7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Megapolitan
Cerita Anies Jadi 'Penangkal Petir' Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Cerita Anies Jadi "Penangkal Petir" Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Megapolitan
Direktur Indomaret Tertabrak Truk Saat Sedang Ambil Barang yang Terjatuh

Direktur Indomaret Tertabrak Truk Saat Sedang Ambil Barang yang Terjatuh

Megapolitan
Tembok Madrasah Tsanawiyah 19 Pondok Labu Roboh, 2 Orang Tewas

Tembok Madrasah Tsanawiyah 19 Pondok Labu Roboh, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Jelang Lengser, Anies Salurkan Dana Hibah untuk Parpol Senilai Rp 27,25 Miliar

Jelang Lengser, Anies Salurkan Dana Hibah untuk Parpol Senilai Rp 27,25 Miliar

Megapolitan
Murid TK di Cengkareng Belajar Tertib Lalu Lintas, Diajak Berkenalan dengan Rambu

Murid TK di Cengkareng Belajar Tertib Lalu Lintas, Diajak Berkenalan dengan Rambu

Megapolitan
Direktur TI Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Manajemen: Duka yang Mendalam

Direktur TI Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Manajemen: Duka yang Mendalam

Megapolitan
Mensos Risma: ODGJ Jangan Dipasung, Itu Memperburuk Kondisinya!

Mensos Risma: ODGJ Jangan Dipasung, Itu Memperburuk Kondisinya!

Megapolitan
Direktur Indomaret Tewas Tertabrak Truk Saat Bersepeda Bersama Istrinya di BSD

Direktur Indomaret Tewas Tertabrak Truk Saat Bersepeda Bersama Istrinya di BSD

Megapolitan
Halte Transjakarta Dianggap Halangi Pandangan ke Patung Selamat Datang, Warga Singgung Patung Pancoran

Halte Transjakarta Dianggap Halangi Pandangan ke Patung Selamat Datang, Warga Singgung Patung Pancoran

Megapolitan
Psikis Terganggu akibat Diserang Warganet, Rizky Billar Panggil Ustaz

Psikis Terganggu akibat Diserang Warganet, Rizky Billar Panggil Ustaz

Megapolitan
Pesepeda yang Tewas Tertabrak Truk di Pagedangan adalah Direktur Indomaret

Pesepeda yang Tewas Tertabrak Truk di Pagedangan adalah Direktur Indomaret

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.