Tembus 1.067 Kasus Covid-19, Pemkot Tangerang Perketat PSBB Tingkat RW

Kompas.com - 15/09/2020, 10:54 WIB
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/PetovargaIlustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus meningkat. Berdasarkan data situs resmi Pemkot Tangerang pada Selasa (15/9/2020) diketahui bahwa kasus Covid-19 di kota ini sudah menembus angka 1.067.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 25 kasus dari hari sebelumnya, yakni 1.042 kasus positif terkonfirmasi.

Dari jumlah 1.067 kasus tersebut, 834 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh atau bertambah 13 pasien. Sementara itu, 55 pasien dinyatakan meninggal dunia atau bertambah satu pasien wafat pada sehari sebelumnya.

Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan terdata 178 orang, atau bertambah 11 pasien dari hari sebelumnya.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Sebut Belum Ada Klaster Perkantoran di Wilayahnya

Untuk pasien suspek yang memerlukan perawatan terus bertambah dan kini ada di angka 748 pasien, atau bertambah 22 pasien dari hari sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan meningkatnya kasus tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku sudah berupaya memperketat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tingkat rukun warga (RW) atau yang dia sebut dengan pembatasan sosial berskala lokal (PSBL).

Upaya pengetatan, kata Arief, dilakukan dengan cara memerintah seluruh lurah untuk menyampaikan amanat agar setiap RW melakukan imbauan berkeliling dan membubarkan kerumunan warga serta menegakkan protokol kesehatan.

"Kita kembali perketat pelaksanaan PSBL RW agar angkanya bisa turun," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2020).

Arief mengatakan, pengetatan juga diharapkan bisa menekan kasus Covid-19 yang menyebar dari klaster rumah tangga.

Dia menyebutkan, dalam dua pekan terakhir, PSBL tingkat RW di Kota Tangerang berhasil menurunkan zona merah tingkat RW dari yang sebelumnya sebanyak 22 RW menjadi 11 RW.

Saat ini, lanjut Arief, klaster rumah tangga menjadi klaster terbesar dalam penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang, yakni sebanyak 46 persen dari jumlah kasus Covid-19 di sana.

"Ini kasusnya bukan per individu, tapi terdapat beberapa orang dalam satu keluarga yang positif Covid19," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Megapolitan
DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

Megapolitan
Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Megapolitan
Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Megapolitan
Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Megapolitan
RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

Megapolitan
Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Megapolitan
Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Megapolitan
Tersangka Korupsi di Damkar Depok Tinggal Tunggu Waktu

Tersangka Korupsi di Damkar Depok Tinggal Tunggu Waktu

Megapolitan
Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Megapolitan
Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Megapolitan
Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.