SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

Kompas.com - 22/09/2020, 14:48 WIB
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat melakukan pengecekan di saluran Kali Krukut Jalan Penjernihan, Bendungan Hilir, akibat sempat terjadi genangan di dekat TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/Livia Kristianti) ANTARA/Livia KristiantiPetugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat melakukan pengecekan di saluran Kali Krukut Jalan Penjernihan, Bendungan Hilir, akibat sempat terjadi genangan di dekat TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat merencanakan pembuatan pintu air untuk mencegah terjadinya genangan di depan TPU Karet Bivak, Tanah Abang.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Pusat Glen Santista saat melakukan pemantauan saluran air penghubung (PHB) di Jalan Penjernihan 1, Selasa (22/9/2020).

"Melihat kondisi tadi, kita mau usulkan untuk membuat pintu air. Karena saat ini sistemnya hanya ada Saluran Penghubung (PHB) Penjernihan I," ujar Glen seperti dikutip Antara.

Baca juga: Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Meski demikian, Glen mengatakan, penjelasan lebih lanjut terkait teknis rencana pintu air di Penjernihan I itu harus ditanyakan kepada Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat.

"Kalau usulan pintu air mungkin baru bisa direalisasikan tahun depan. Biar Pak Kasudin saja nanti yang jelaskan," ujar Glen.

Untuk solusi jangka pendek, Glen mengatakan, selain menyiagakan satgas, pihaknya juga membuat bendungan di PHB Penjernihan I.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti kita buat bendungan pakai karung pasir. Nanti airnya kita sedot pakai pompa air mobile jadi tidak terjadi genangan," ujar Glen.

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat bersama Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat telah melakukan pengecekan kondisi saluran air dengan membongkar beberapa bagian trotoar di dekat TPU Karet Bivak akibat sempat terjadinya genangan pada Senin (21/9) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.