Kadis SDA DKI: Pasukan Biru Positif Covid-19 Wajib Istirahat

Kompas.com - 24/09/2020, 08:10 WIB
Pasukan biru Dinas Sumber Daya Air menangani tanggul jebol di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2019). DOK SUKU DINAS SUMBER DAYA AIR JAKARTA SELATANPasukan biru Dinas Sumber Daya Air menangani tanggul jebol di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan,  ada sejumlah anggota pasukan biru yang terpapar Covid-19 saat menangani banjir di Ibu Kota pada Senin (21/9/2020) malam dan Selasa pagi lalu.

Namun Juani tidak mengungkapkan jumlah pasukan biru yang terpapar Covid-19. Dia hanya menyatakan bahwa setiap pekerja yang terpapar Covid-19 diwajibkan untuk istirahat.

"Mungkin ada satu dua (pasukan biru) yang kena (Covid-19) karena kan mereka di lapangan. Kalau ada yang kena diinstruksikan istirahat," kata Juani, Kamis.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pasukan biru merupakan pegawai rekrutan Dinas Sumber Daya Air (SDA) berstatus pekerja harian lepas (PHL) yang dikontrak setahun. Mereka bertugas antara lain membersihkan drainase serta menangani banjir dan genangan.

Juani telah mengimbau pasukan biru dari Suku SDA di masing-masing wilayah untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan saat menangani banjir di Ibu Kota.

"Kami sudah kasih imbauan di lapangan, meskipun sedang menangani pengendalian banjir, protokol kesehatan tetep mereka laksanakan," ujar Juani.

Hingga Rabu kemarin, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 66.505 orang. Sementara kasus aktif Covid-19 atau yang sedang dirawat atau jalani isolasi tercatat 13.277 orang.

Sebanyak 51.578 orang dari total keselurah pasien Covid-19 yang tercatat telah dinyatakan pulih. Tingkat kesembuhan mencapai 77,6 persen.

Selain itu, 1.650 pasien Covid-19 di Jakarta dilaporkan meninggal dunia. Jumlah kematian ini setara 2,5 persen dari total kasus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Megapolitan
IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

Megapolitan
RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

Megapolitan
Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Megapolitan
50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X