RSD Stadion Patriot Bekasi Telah Rawat 39 Pasien Covid-19

Kompas.com - 28/09/2020, 18:29 WIB
Tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). Sebanyak 55 tempat tidur telah disiapkan pihak Pemerintah Kota Bekasi di stadion tersebut sebagai tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). Sebanyak 55 tempat tidur telah disiapkan pihak Pemerintah Kota Bekasi di stadion tersebut sebagai tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19.
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi sudah merawat 39 pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG).

Sebanyak tujuh orang di antaranya sudah sembuh dan satu orang dirujuk ke rumah sakit swasta.

Pasien Covid-19 dirujuk ke rumah sakit swasta karena kondisinya memburuk.

“Kita total pasien dari kemarin (Minggu, 27 September) itu ada 39 pasien, delapan pasien sembuh, satu pulang, satu pasien dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat dikarenakan ada keluhan batuk dan sesak sedikit. Jadi kita harus merujuk karena kan di sini (RSD Stadion Patriot Chandrabaga) perlengkapan enggak lengkap,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bekasi Rina Oktavia kepada wartawan, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Pasien Covid-19 Gratis Isolasi Mandiri di Hotel atas Rekomendasi Puskesmas

Kini tersisa 30 pasien Covid-19 yang dirawat. Rinciannya, 10 laki-laki dan 20 wanita.

Rina mengatakan, pasien Covid-19 yang telah sembuh tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Puskesmas akan memantau pasien tersebut meski sudah dinyatakan sembuh.

“Dia nanti kan di rumah lanjut isolasi lagi, tetapi tetap dalam pengawasan dan dipantau oleh Puskesmas. Bukan berarti kalau pulang sudah bebas keluar rumah. Jadi dia tetap di rumah dahulu,” ujar dia.

Baca juga: Walkot Bekasi Akan Tes Swab Karyawan Kafe Broker jika Ditemukan Kasus Positif Covid-19

Ia mengatakan, ada sekitar 55 tempat tidur isolasi yang siap digunakan untuk pasien Covid-19. Saat ini baru terisi 30 tempat tidur.

Kapasitas akan terus ditambah untuk antisipasi penambahan pasien baru.

“Kita akan tambah lagi dua ruangan untuk kapasitas 25 tempat tidur. Karena kan saat ini baru 30 (tempat tidur isolasi yang digunakan),” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Berikut Peraturannya

Pemkot Tangerang Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Berikut Peraturannya

Megapolitan
Penembak Misterius di Tol Bintaro Ternyata Seorang Polisi Lalu Lintas

Penembak Misterius di Tol Bintaro Ternyata Seorang Polisi Lalu Lintas

Megapolitan
Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangerang Minta RS Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangerang Minta RS Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Terekam CCTV, Aksi 2 Maling Curi Motor di Sunter

Terekam CCTV, Aksi 2 Maling Curi Motor di Sunter

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Ganti Biaya Perbaikan 2 Mobil yang Ditabraknya

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Ganti Biaya Perbaikan 2 Mobil yang Ditabraknya

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Pembangunan Sumur Resapan di Jaksel Rusak Jalan dan Hambat Arus Lalu Lintas

Ketua DPRD Sebut Pembangunan Sumur Resapan di Jaksel Rusak Jalan dan Hambat Arus Lalu Lintas

Megapolitan
Terapkan Crowd Free Night pada Malam Tahun Baru 2022, Polisi: Kami Akan Buat Jakarta Sepi

Terapkan Crowd Free Night pada Malam Tahun Baru 2022, Polisi: Kami Akan Buat Jakarta Sepi

Megapolitan
Bekas Lokasi Parkir Liar di Flyover Arif Rahman Hakim Depok Akan Dibangun Sarana Olahraga

Bekas Lokasi Parkir Liar di Flyover Arif Rahman Hakim Depok Akan Dibangun Sarana Olahraga

Megapolitan
Tracing Covid-19 Rendah, Pemkot Tangerang Minta Hal Ini ke Kemenkes

Tracing Covid-19 Rendah, Pemkot Tangerang Minta Hal Ini ke Kemenkes

Megapolitan
Unjuk Rasa Lagi di Balai Kota, Buruh Minta Anies Naikkan UMP Jakarta 5 Persen

Unjuk Rasa Lagi di Balai Kota, Buruh Minta Anies Naikkan UMP Jakarta 5 Persen

Megapolitan
KSPI Minta Anies Revisi UMP Jakarta 2022 Paling Lambat Malam Ini

KSPI Minta Anies Revisi UMP Jakarta 2022 Paling Lambat Malam Ini

Megapolitan
Pemprov DKI Tunggu Jawaban Kemenaker soal Usulan Kenaikan UMP Jakarta 2022

Pemprov DKI Tunggu Jawaban Kemenaker soal Usulan Kenaikan UMP Jakarta 2022

Megapolitan
Sudah Pulang dari RS, Polisi yang Dianiaya Anggota Pemuda Pancasila Lakukan Rawat Jalan

Sudah Pulang dari RS, Polisi yang Dianiaya Anggota Pemuda Pancasila Lakukan Rawat Jalan

Megapolitan
Kota Tangerang Kembali Terapkan PPKM Level 2, Wali Kota Arief Ungkap Penyebabnya

Kota Tangerang Kembali Terapkan PPKM Level 2, Wali Kota Arief Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Pihak Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Protes Temuan Komnas HAM

Pihak Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Protes Temuan Komnas HAM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.