Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Kompas.com - 30/09/2020, 09:54 WIB
Ilustrasi: Lion Air KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi: Lion Air

TANGERANG, KOMPAS.com - Pesawat maskapai penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT-177 yang terbang dari Lombok, NTB menuju Surabaya, Jawa Timur harus kembali mendarat di Bandar Udara Zainuddin Abdul Majid di Lombok Tengah karena gangguan teknis.

Corporate Communication Strategic (CCS) Lion Air Group Danang Mandala mengatakan, Lion Air meminta maaf atas terjadinya peristiwa tersebut.

"Lion Air telah menyampaikan keterangan dan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," kata Danang dalam pesan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Danang menjelaskan, Lion Air sudah memberikan kompensasi keterlambatan penerbangan kepada penumpang sesuai ketentuan yang berlaku. Dia menjelaskan, pesawat dengan nomor penerbangan JT-177 mengalami penundaan keberangkatan dan terbang pada Rabu ini pukul 08.10 WITA.

"Lion Air meminimalisir dampak yang timbul agar penerbangan Lion Air lainnya tidak terganggu," kata dia.

Kronologi

Danang menjelaskan, pesawat dengan tujuan Surabaya tersebut dijadwalkan berangkat dari Lombok pada 16.40 WITA dan membawa tujuh kru beserta 114 penumpang.

"Setelah mengudara beberapa menit, pilot memutuskan untuk kembali ke bandara asal ( return to base/RBT) karena ada gangguan teknis, ada komponen yang membutuhkan pemeriksaan kembali di darat," kata Danang.

Setelah melakukan koordinasi dengan petugas pengatur lalu lintas udara, pesawat berhasil mendarat dengan selamat pada pukul 17.15 WITA.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengedara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengedara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X