Kompas.com - 07/10/2020, 17:32 WIB
Sejumlah mahasiswa di Bogor, Jawa Barat, melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor sebagai bentuk protes disahkannya Undang-undang Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah mahasiswa di Bogor, Jawa Barat, melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor sebagai bentuk protes disahkannya Undang-undang Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bogor melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (7/10/2020).

Sebelum menggelar aksi di depan Istana, mereka melakukan konvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa spanduk bertuliskan menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau omnibus law.

Massa juga melakukan orasi di depan gerbang Istana Bogor dengan menyuarakan kekecewaannya terhadap DPR RI dan pemerintah karena telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

"Kita dengan tegas akan terus berjuang menolak Undang-Undang Omnibus Law. Kita akan lihat penderitaan buruh dengan Omnibus Law," kata seorang mahasiswa.

Baca juga: Demo Tolak Omnibus Law di Makassar, Mahasiswa Kembali Tutup Jalan

Unjuk rasa itu membuat arus lalu lintas di sekitar Istana Bogor mengalami kemacetan.

Dalam unjuk rasa ini, sejumlah aparat gabungan kepolisian dan TNI diterjunkan untuk mengamankan situasi.

Sementara itu, gelombang protes juga dilakukan oleh ratusan mahasiswa Universitas Pakuan sebelumnya.

Para mahasiswa ini melakukan menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan DPR RI paska ditetapkannya Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR RI.

Massa mahasiswa sempat melakukan long march dari kawasan Tugu Kujang menuju Balai Kota Bogor, Istana Bogor, hingga ke Gedung DPRD Kota Bogor.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Megapolitan
BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Megapolitan
Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Megapolitan
Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Megapolitan
Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Megapolitan
Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Megapolitan
Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Megapolitan
Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Megapolitan
Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Megapolitan
Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Megapolitan
Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Megapolitan
PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

Megapolitan
Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X