Jika Jadi Wali Kota, Benyamin Janji Lanjutkan Pembangunan PLTSa di Tangsel

Kompas.com - 14/10/2020, 20:29 WIB
Benyamin Davnie (kiri) bersama Pilar Saga Ichsan (kanan) saat mendatangi lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan 2020, di kawasan Serpong, Tangerang Selatan Kamis (24/9/2020 KOMPAS.com/Tria SutrisnaBenyamin Davnie (kiri) bersama Pilar Saga Ichsan (kanan) saat mendatangi lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan 2020, di kawasan Serpong, Tangerang Selatan Kamis (24/9/2020
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pasangan calon nomor urut satu Benyamin Davnie - Pilar Saja Ichsan berjanji akan melanjutkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tangerang Selatan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Calon Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam pemaparan visi misi bersama pasangannya Pilar Saga Ichsan, Rabu (14/10/2020).

"Masalah sampah kami akan melanjutkan pembangunan PLTSa, yang Tangerang Selatan sudah ditunjuk dengan Keppres 35 tahun 2018," kata Benyamin, Rabu.

Menurut dia, proyek senilai Rp 1,8 triliun tersebut sudah memasuki tahapan kajian akhir prastudi kelayakan atau final business case dan bisa dilanjutkan pada 2021.

Baca juga: Jika Menang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Janjikan Setiap Kecamatan Punya Rumah Sakit

Benyamin pun memastikan bahwa dia dan pasangannya bakal meneruskan proses pembangunan PLTSa tersebut, jika memenangkan Pilkada Tangerang Selatan 2020.

"Sekarang sudah sampai tahap final business case. Sehingga mudah-mudahan tahun 2021, ini sudah akan dilakukan ground breaking," kata dia.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah merencanakan pembangunan PLTS sejak 2019 silam. PLTSa itu bakal dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Sebab, sistem sanitary landfill atau pengelolaan sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di TPA tersebut tidak menyelesaikan permasalahan sampah di Tangerang Selatan.

"Akhirnya diupayakan dengan teknologi mutakhir yang dapat mengubah sampah menjadi tenaga listrik, dan listriknya akan diserap PLN," ujar Benyamin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Benyamin - Pilar Berencana Sediakan Mantri Keliling di Tangsel

Benyamin mengatakan, pembangunan PLTSa akan melibatkan perusahaan swasta dengan sistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Sistem KPBU dipilih karena besarnya anggaran dalam pembangunan PLTSa sehingga perlu adanya kerja sama dengan investor swasta.

Saat ini, ada sejumlah perusahaan asing yang telah menyampaikan minatnya untuk bekerja sama dengan Pemkot Tangsel.

"Sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan expose ke Pemkot untuk pengelolaan sampah menjadi listrik atau PLTSa. PLTSa nanti akan dilakukan dengan KPBU yang saat ini masih dalam evaluasi oleh tim KPBU pusat," ujar Benyamin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

Megapolitan
Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Megapolitan
FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

Megapolitan
Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X