Kali Jambe di Kabupaten Bekasi, Kembali Dipenuhi Sampah dan Berbau

Kompas.com - 16/11/2020, 19:15 WIB
Kali Jambe di Kabupaten Bekasi Walda MarisonKali Jambe di Kabupaten Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com - Kali Jambe di Kelurahan Jati Mulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali dipenuhi sampah.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (16/11/2020), tumpukan sampah yang memenuhi kali berupa sampah plastik, kain, kayu, dahan pohon, dan sampah rumah tangga lainnya.

Sampah yang menumpuk itu membentuk "daratan" di tengah-tengah kali.

Selain sampah yang menggunung, air kali terlihat menghitam dan berbau. Bau tak sedap bahkan sudah tercium dari jarak 100 meter.

Baca juga: 330 Ton Sampah Diangkut dari Kali Jambe Bekasi di Jatimulya

Tahun lalu, pada bulan Oktober dan November, sampah juga menutup permukaan kali itu. Saat itu, kasus sampah menutup permukaan Kali Jambe jadi berita di media. 

Camat Tambun Selatan, Junaefi mengatakan, pihaknya sempat membersihikan sampah di kali tersebut pada Sabtu lalu dan Minggu kemarin. Pemkab Bekasi mengherahkan beberapa alat berat untuk mengangkut sampah 

"Itu kemarin bisa sampai 100 ton. Sudah dibawa ke TPS Burangkeng," kata Junaefi saat dihubungi.

Pembersihan tak dilakukan lagi hari ini karena petugas libur setelah membersihkan kali selama dua hari berturut-turut.

Namun saat tidak dibersihkan, sampah masih bermuncul melalui aliran kali yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Bekasi. Dia memastikan akan kembali melakukan pembersihan kali dalam waktu dekat.

"Kami akan bersihkan lagi. Kami koordinasikan dulu dengan Dinas Kebersihannya" ujar dia .

Baca juga: Kali Jambe Langganan Tertutup Sampah, Camat Wacanakan Pasang Jaring



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Musik Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Musik Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Megapolitan
Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Megapolitan
F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

Megapolitan
Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Megapolitan
Polisi: Pelaku Penjual Satwa Dilindungi Berkamuflase Pedagang Binatang

Polisi: Pelaku Penjual Satwa Dilindungi Berkamuflase Pedagang Binatang

Megapolitan
Kabar Viral Pasar Muamalah di Depok Transaksi Pakai Dirham dan Dinar, Ini Penjelasan Lurah

Kabar Viral Pasar Muamalah di Depok Transaksi Pakai Dirham dan Dinar, Ini Penjelasan Lurah

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakbar Terpakai 92,6 Persen

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakbar Terpakai 92,6 Persen

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Diserang Monyet Liar di Perumahan Puspitek, Luka 23 Jahitan

Bocah 5 Tahun Diserang Monyet Liar di Perumahan Puspitek, Luka 23 Jahitan

Megapolitan
Jadi Penyintas Covid-19, Wali Kota Depok Donasikan Plasma Konvalesen

Jadi Penyintas Covid-19, Wali Kota Depok Donasikan Plasma Konvalesen

Megapolitan
Jasad Perempuan Mengambang di Danau Kabupaten Bekasi, Korban Alami Gangguan Jiwa

Jasad Perempuan Mengambang di Danau Kabupaten Bekasi, Korban Alami Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pimpinan Komisi E Nilai Pemprov DKI Tak Miliki Langkah Konkret Penanganan Covid-19

Pimpinan Komisi E Nilai Pemprov DKI Tak Miliki Langkah Konkret Penanganan Covid-19

Megapolitan
Jakarta Berpotensi Banjir Bandang 2 Hari ke Depan, Ini Panduan Kesiapsiagaan Menghadapinya

Jakarta Berpotensi Banjir Bandang 2 Hari ke Depan, Ini Panduan Kesiapsiagaan Menghadapinya

Megapolitan
Dalam Tiga Hari, Tambah 1.418 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi

Dalam Tiga Hari, Tambah 1.418 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X