Kompas.com - 21/11/2020, 13:03 WIB
Kondisi jalan raya Keranggan yang terendam banjir, Sabtu (21/11/2020) Walda MarisonKondisi jalan raya Keranggan yang terendam banjir, Sabtu (21/11/2020)

BEKASI, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur kota Bekasi mengakibatkan genangan di beberapa tempat, Sabtu (21/11/2020).

Salah satunya terjadi di Jalan Raya Krangggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dari pantauan Kompas.com pukul 12.41, genangan muncul tepat di depan Polsek Jatisampurna.

Air pun merendam seluruh sisi jalan yang mengarah dari Plaza Cibubur menuju Pondok Gede dan sebaliknya.

Baca juga: Benarkah Rem Mobil Bisa Macet Saat Terobos Genangan Air?

Hal itu mengakibatkan pengedara yang melewati jalan tersebut harus memperlambat laju kendaraannya.

Selain itu, air pun menutup beberapa titik jalan. Alhasil sepanjang jalan Raya Kerenggangan tampak diselimuti genangan.

Salah satu warga bernama Virnanda mengatakan hujan sudah terjadi sejak satu jam lalu. Karenanya, dia yang tengah berkendara dengan temannya berteduh di sisi jalan.

"Sudah hampir sejam lalu hujannya datang. Lama - lama semakin deras. Sekarang airnya sudah masuk ke tempat saya berteduh," kata dia saat dikonfirmasi.

Baca juga: Waspada Hujan Disertai Petir di Pulau Jawa, Ini Penjelasan dan Imbauan BMKG...

Disaat yang sama, Kiki Astria Purba juga berteduh ditempat yang sama dengan Virnanda.

Dia mengatakan bau tak sedap mulai tercium ketika air mulai meninggi.

"Iya bau banget di sini. Kayanya bau selokan yang meluap deh. Airnya juga keruh banget," jelas dia.

Hingga saat ini, genangan air di lokasi belum juga surut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Megapolitan
Takbir Keliling Dilarang, Akan Ada Filterisasi di Sudirman-Thamrin Mulai 18.00 WIB

Takbir Keliling Dilarang, Akan Ada Filterisasi di Sudirman-Thamrin Mulai 18.00 WIB

Megapolitan
Masjid Agung Al-Ittihad di Kota Tangerang, Pernah Jadi Penjara Tapol Jepang

Masjid Agung Al-Ittihad di Kota Tangerang, Pernah Jadi Penjara Tapol Jepang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjut 19 Mei, Akan Hadirkan Saksi Meringankan dan Saksi Ahli

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjut 19 Mei, Akan Hadirkan Saksi Meringankan dan Saksi Ahli

Megapolitan
Mau Mudik Lewat Depok, 824 Kendaraan Diputar Balik Polisi

Mau Mudik Lewat Depok, 824 Kendaraan Diputar Balik Polisi

Megapolitan
Stok Pangan di Tangsel Aman Jelang Lebaran meski Harga Naik

Stok Pangan di Tangsel Aman Jelang Lebaran meski Harga Naik

Megapolitan
1,2 Juta Warga Tinggalkan Jakarta, Polda Metro Jaya Siapkan Swab Antigen Mobile untuk Arus Balik

1,2 Juta Warga Tinggalkan Jakarta, Polda Metro Jaya Siapkan Swab Antigen Mobile untuk Arus Balik

Megapolitan
Terserang Stroke, Seorang Ibu di Cilandak Teriak Minta Tolong Selam 3 Jam

Terserang Stroke, Seorang Ibu di Cilandak Teriak Minta Tolong Selam 3 Jam

Megapolitan
Gara-gara Kasus Dugaan Pengeroyokan TNI-Polri, Obama Cafe Ditutup

Gara-gara Kasus Dugaan Pengeroyokan TNI-Polri, Obama Cafe Ditutup

Megapolitan
John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Megapolitan
Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Dibuka untuk Shalat Id dengan Kapasitas 50 Persen

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Dibuka untuk Shalat Id dengan Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X