Anak Bulus Dikembalikan ke Sungai Ciliwung, Belum Langka tapi Penting untuk Ekosistem

Kompas.com - 26/11/2020, 15:13 WIB
Paing (60), laki-laki asal Pemalang yang mencari ikan di Sungai Ciliwung sisi Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan sejak tahun 1994. Dari Sungai Ciliwung, Paing bisa mendapatkan tambahan lauk berupa ikan dan juga melampiaskan hobi mencari ikan. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPaing (60), laki-laki asal Pemalang yang mencari ikan di Sungai Ciliwung sisi Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan sejak tahun 1994. Dari Sungai Ciliwung, Paing bisa mendapatkan tambahan lauk berupa ikan dan juga melampiaskan hobi mencari ikan.

"Itu di Ciliwung adalah habitat asli bulus. Orang jarang lihat itu karena perilaku habibat bulus yang jarang muncul ke permukaan," lanjut Amir.

Bulus biasanya muncul ke permukaan untuk mengambil nafas dan berjemur. Bulus ini merupakan hewan yang bernafas dengan paru-paru.

Ancaman dan penting untuk ekosistem

Meski demikian, ancaman eksistensi terhadap bulus adalah rusaknya habitat dan perburuan dari manusia.

Pasalnya, masih ada orang-orang yang menangkap bulus untuk dimakan dan dipercaya bisa meningkatkan vitalitas.

"Bulus ini ancamannya di tingkat perburuannya karena bisa dimakan. Kalau bulus, adaptasinya cukup toleran, dia mampu bertahan di sungai yang kotor," ujar Amir.

Setiap tahun, bulus Amyda cartilaginea bisa bertelur hingga 11 butir. Bulus Amyda cartilaginea ini memiliki tingkat reproduksi yang tinggi.

"Ini bulus juga banyak dimanfaatkan untuk kecantikan karena tingkat kolagennya tinggi," kata Amir.

Amir menekankan, seharusnya setiap bulus yang tertangkap langsung dilepasliarkan kembali.

Menurut Amir, bulus merupakan hewan predator berjenis karnivora yang punya peran penting di ekosistem sungai.

"Di ekosistem sungai, dia predator terhadap jenis-jenis lain di dasar sungai," tambah Amir.

Bulus memakan hewan-hewan seperti ikan kecil, keong, kerang, dan kepiting. Bulus juga penting sebagai penyeimbang dalam rantai makanan di sungai.

Seperti diketahui, beberapa jenis spesies seperti ikan di Sungai Ciliwung telah punah.

Kepunahan salah satu spesies, nantinya akan berimbas kepada kacaunya rantai makanan dan keseimbangan ekosistem.

Akankan hewan-hewan di Sungai Ciliwung bisa tetap terjaga?

 

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Megapolitan
Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Dibuka untuk Shalat Id dengan Kapasitas 50 Persen

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Dibuka untuk Shalat Id dengan Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
Jasa Marga: 381.851 Kendaraan Sudah Tinggalkan Jabotabek

Jasa Marga: 381.851 Kendaraan Sudah Tinggalkan Jabotabek

Megapolitan
Zakat Fitrah dengan Sampah Plastik Bermula dari Keluhan Warga Tak Punya Uang

Zakat Fitrah dengan Sampah Plastik Bermula dari Keluhan Warga Tak Punya Uang

Megapolitan
Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Fitri, Imam Besar Minta Maaf

Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Fitri, Imam Besar Minta Maaf

Megapolitan
Rizieq Shihab Minta Penangguhan Penahanan Jelang Idul Fitri, Majelis Hakim Masih Bermusyawarah

Rizieq Shihab Minta Penangguhan Penahanan Jelang Idul Fitri, Majelis Hakim Masih Bermusyawarah

Megapolitan
Berbeda dengan DKI, Tangsel Tak Larang Ziarah Kubur Saat Lebaran

Berbeda dengan DKI, Tangsel Tak Larang Ziarah Kubur Saat Lebaran

Megapolitan
Fraksi PDI-P Duga Ratusan PNS DKI Ogah Ikut Lelang Jabatan karena TGUPP Bentukan Anies Dominan

Fraksi PDI-P Duga Ratusan PNS DKI Ogah Ikut Lelang Jabatan karena TGUPP Bentukan Anies Dominan

Megapolitan
Pengacara John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

Pengacara John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

Megapolitan
Libur Lebaran, Warga Jadetabek Tak Diizinkan Masuk ke Tempat Wisata di Kota Bogor

Libur Lebaran, Warga Jadetabek Tak Diizinkan Masuk ke Tempat Wisata di Kota Bogor

Megapolitan
4 Pemudik Diamankan Polisi di Kedungwaringin, Dianggap Provokator Penerobosan Penyekatan

4 Pemudik Diamankan Polisi di Kedungwaringin, Dianggap Provokator Penerobosan Penyekatan

Megapolitan
Anies Apresiasi Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Fitri

Anies Apresiasi Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Fitri

Megapolitan
Buka Saat Libur Lebaran, Dufan Operasikan 80 Persen Wahana

Buka Saat Libur Lebaran, Dufan Operasikan 80 Persen Wahana

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Izinkan Warga Shalat Id di Masjid

Wali Kota Bekasi Izinkan Warga Shalat Id di Masjid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X